Apa perbedaan Landing Page, Squeeze Page dan Sales Page? Kalau anda baru akan masuk ke bisnis CPA, seperti saya dulu, akan menemukan banyak istilah-istilah yang susah dimengerti dan artinya hampir sama. Seperti landing page, squeeze page dan sales page. Saya akan coba terangkan dengan bahasa yang ‘mudah-mudahan’ mudah dimengerti.

landing page photo

Landing page
Sesuai namanya, ini adalah tempat dimana traffic kita pertama kali landing/mendarat. Pokoknya jangan dipikirkan yang lain. Kalau anda bermain dengan Media Buy atau PPV atau Sosial Media Ads atau PPC Search Engine, dimana anda akan mendaratkan traffic anda, ya itu landing page. Oleh karena itu, landing page harus yang se-persuasif mungkin, karena kita menginginkan visitor untuk masuk ke offer page atau ngasih leads. Untuk produk CPA, saya biasanya memakai landing page, perjalanannya jadi seperti ini : traffic –> landing page –> offer.

Squeeze page
Namanya juga udah squezze page. Mengidentifikasikannya sangat mudah. Ini adalah halaman yang mendorong orang untuk ‘ngasih’ emailnya. Ada opt-in yang akan generate lead di halaman ini. Kalau squeeze page kita adalah tempat pertama kali traffic mendarat, ya berarti squeeze page kita adalah landing page juga. Dan kalau landing page kita ada fasilitas opt-in nya, berarti landing page kita juga merupakan squeeze page. Gak bingung kan?

Sales Page
Sales page biasanya berada di akhir perjalanan traffic. Disini traffic kita harus convert dan menghasilkan $$$. Sales page secara fungsi bisa gabungan, artinya bisa jadi landing page (pada saat kita memakai ‘direct link’) dan squeeze page pada saat yang bersamaan. Kalau anda bermain CPA, sales page sering saya sebut sebagai offer page.

Secara singkat itu perbedaan diantara ketiganya, kalau masih ada yang mau ditanyain, monggo dikolom komen. Dan contoh landing page, squeeze page dan sales page ada disini.

Yuk dapetin update email penuh cinta dari BixBux

Tags: , , , ,

ABOUT THE AUTHOR:

CEO of EntroBuzz. Passionate affiliate marketer. Coffee trailblazer. Believe in idea, creativity and rock 'n roll. Find me on Google+, Facebook or Twitter @WRahMada.

6 Comments on this article. Feel free to join this conversation.

  1. kelola January 12, 2013 at 4:24 PM - Reply

    Masih kurang jelas mas…kalau ada (berharap) panduan yang lebih lengkap..lebih detil dan ada contoh prakteknya..

    Terimakasih

  2. Arlicious June 16, 2015 at 10:42 AM - Reply

    kalo bedanya Landing Page sama Welcome page apa?

    • Wientor Rah Mada July 24, 2015 at 10:36 AM - Reply

      Kalo dari fungsi jelas beda, LP buat memperkuat signal untuk beli, sdgkan Welcome Page untuk welcoming saja

  3. Rusiyadi May 12, 2016 at 2:51 PM - Reply

    Mas Wien,
    Tulisannya bagus sekali dan saya banyak belajar dari web site Bix Bux
    Mohon informasi contoh landing page yang tingkat konversinya bagus? apa ada plug in word press utk landing page utk pasar LN
    Terimakasih

    • Wientor Rah Mada May 15, 2016 at 9:27 AM - Reply

      Sayangnya kalo LP yg konversi bagus pasti diumpetin. *Rahasia : bisa dilihat pake sying tool*

Leave A Response