tabungan emas

Tabungan Emas. Beberapa waktu lalu PT Pegadaian sebagai salah satu BUMN besar di Indonesia meluncurkan Produk terbarunya yang berbasiskan EMAS. Produk tersebut dinamakan Tabungan EMAS, memang masih dalam uji coba, namun dalam waktu tidak lama lagi akan tersebar di seluruh pelosok Indonesia. Seperti kita ketahui PT Pegadaian saat ini memiliki lebih dari 4000 Cabang di seluruh Indonesia.

Saya sangat mendukung hadirnya produk ini di masyarakat, apalagi penyelenggaranya adalah PT Pegadaian, sebuah lembaga keuangan milik pemerintah dan diawasi langsung oleh lembaga yang berwenang. Oleh karenanya pula saya merasa harus memberi sedikit penjelasan kepada masyarakat melalui artikel ini mengenai apa dan bagaimana sebenarnya Tabungan EMAS.

Seperti yang sering saya singgung pada acara Seminar, bahwa membeli EMAS yang terbaik itu adalah dengan cara “gradual”, punya uang beli EMAS, punya uang beli EMAS. Jadikan EMAS itu sebagai tabungan, tabungan untuk biaya sekolah anak, tabungan untuk membeli properti, tabungan untuk masa depan, dsb. Jika hal seperti ini Anda lakukan secara rutin, Anda sudah tidak terpengaruh lagi oleh pergerakan harga EMAS yang dinamis, kenapa, karena Anda punya EMAS yang dibeli di berbagai harga. Anda akan merasakan manfaatnya setelah 5-10 tahun kedepan.

Coba perhatikan orang tua kita jaman dulu, mereka melakukan ini, tabungan mereka di EMAS dan faktanya jarang sekali mereka mengeluh dengan pergerakan harga EMAS. Teringat dulu sekitar tahun 70an, saat saya masih di sekolah dasar, minimal sebulan dua kali almarhum ibu tercinta saat jemput saya pulang sekolah selalu mampir ke Toko EMAS langganan beliau. Berkali-kali saya perhatikan ibu sering membeli EMAS tanpa mendapatkan EMAS nya saat itu, hanya mendapatkan nota bukti pembayaran. Belakangan saya mengerti, bahwa ada kalanya ibu menitipkan uang untuk membeli EMAS sesuai dengan uang yang dimiliki dengan harga saat itu. Misalnya, saat itu ibu memiliki uang Rp 800, dan harga EMAS saat itu misalnya Rp 10.000/gram, itu berarti ibu saya membeli EMAS seberat 0.08 gram. Karena satuan 0.08 gram tidak ada, maka EMAS yang ibu beli seolah-olah dititipkan terlebih dahulu di toko EMAS dan ibu saya mendapatkan Nota Bukti Pembelian 0.08 gram. Hari berikutnya, ibu melakukan hal yang sama, tentunya dengan jumlah pembelian yang berbeda (sesuai uang yg dimilikinya saat itu) dan harga EMAS yang berbeda pula. Jika sudah mencapai jumlah tertentu misalnya 2 gram, ibu datang ke toko EMAS menyerahkan seluruh Nota Pembelian yang dimilikinya untuk di tukar dengan EMAS. Yah, seperti itulah yang ibu saya lakukan dahulu, mungkin beliau meniru Ayah saya kalau mau bangun atau renovasi rumah beliau juga melakukan hal yang sama, tapi bukan ke Toko EMAS melainkan ke Toko Besi. Itulah cara menabung Ibu, dan saya bisa berada diposisi saat ini, salah satunya adalah karena tabungan EMAS ibunda.

Itulah salah satu ide dasar lahirnya Tabungan EMAS Pegadaian atau banyak orang menyebutnya dengan konsep “Pool Account”, bagaimana Anda bisa membeli EMAS dengan uang berapapun (sekitar 0.01 gram = Rp 5000an) dengan harga saat itu.

Sebelum kita bahas lebih jauh tentang Tabungan EMAS Pegadaian, ada baiknya kita bahas terlebih dahulu mengenai Harga EMAS Batangan, karena Tabungan EMAS berbasis kepada EMAS Batangan 24 Karat 99,99%. Coba Anda perhatikan tabel Harga EMAS Batangan Antam per tanggal 18 Agustus 2015 di bawah ini:

tabungan emas3

Semakin satuannya kecil, semakin mahal harga per-gram nya, mengapa? Karena ada unsur biaya cetak pada setiap satuan gram, semakin kecil gram, semakin besar biaya cetaknya. Jadi EMAS Batangan 24 Karat 99,99% sesungguhnya mengenal dua harga, pertama Harga Dasar EMAS (Harga Sebelum Ongkos Cetak) atau banyak orang menyebutnya Harga EMAS Spot dan kedua Harga EMAS Batangan (Harga Dasar + Biaya Cetak). Jika Anda sering memperhatikan harga EMAS di Media, bursa, Kitco dsb, itu menunjukan Harga EMAS dasar atau SPOT, bukan Harga EMAS Batangan yang sudah siap Anda beli. Harga di Antam, Toko EMAS dsb adalah Harga EMAS Batangan yang sudah termasuk ongkos cetak.

Semakin berat EMAS Batangan, maka semakin kecil Biaya Cetaknya, dan di Harga EMAS Batangan 1 kg, ongkos cetak sudah mendekati NOL. Maka sering kali orang mengatakan bahwa Harga SPOT itu setara dengan harga EMAS Batangan 1kg. Itu sebabnya saya sering menyarankan Anda membeli EMAS Batangan di atas 5gram, karena jika terlampau kecil terlalu boros di biaya cetak.

Konsep Tabungan EMAS Pegadaian mengacu kepada EMAS Batangan 1 kg, jadi Pegadaian sebelum membuka Tabungan EMAS terlebih dahulu menyediakan stok EMAS Batangan 1kg dengan jumlah tertentu. Harga EMAS di Tabungan EMAS Pegadaian berpatokan pada Harga Dasar EMAS atau EMAS Batangan 1 kg.

Minimal pembelian EMAS di Tabungan EMAS Pegadaian adalah 0.01gram, jika harga jual EMAS di Tabungan EMAS Pegadaian hari ini adalah Rp 500.000/gram, maka cukup dengan uang Rp 5000, Anda sudah bisa memiliki EMAS seberat 0.01 gram. Yang Anda beli sesungguhnya adalah bagian kecil dari stok EMAS Pegadaian dalam satuan 1kg tersebut di atas, namun karena EMAS 0.01 gram itu tidak mungkin untuk diambil secara fisik, maka EMAS tersebut dititipkan di Pegadaian, dan pembelian tersebut di catat sebagai saldo EMAS pada buku Tabungan EMAS Pegadaian sebagai bukti bahwa Anda sudah memiliki EMAS seberat 0.01gram. Demikian pula jika ke esok harinya Harga EMAS di Tabungan EMAS Pegadaian naik menjadi Rp 510.000/gram, jika Anda ingin membeli EMAS 0.02 gram, Anda bisa membelinya dengan harga Rp 10.200 dan pembelian Anda akan dicata di buku Tabungan EMAS dengan saldo ahir 0.03 gram, demikian seterusnya. Anda bisa membeli EMAS sesuai dengan kemampuan di harga saat itu.

Kalau di analogikan dengan Properti, konsep ini seperti kita membeli Apartemen, tanah tempat Apartemen itu berdiri dimiliki secara bersama oleh para pemilik apartemen, atau dikenal dengan istilah Strata Title.

Anda bisa menjual kembali EMAS pada Saldo Tabungan EMAS Anda kapanpun Anda mau, tentunya kalau Anda jual yang berlaku adalah Harga EMAS pada saat Anda jual. Atau, jika saldo EMAS Anda mencapai satuan tertentu misalnya 10gram Anda bisa melakukan order cetak. Dengan membayar ongkos cetak yang sesuai dengan cetakan EMAS Batangan yang Anda inginkan, Anda bisa membawa pulang EMAS Anda.

Sangat praktis dan menguntungkan….

Minimal Ada 3 keuntungan jika Anda memiliki Tabungan EMAS Pegadaian.

Pertama, anda bisa jadikan EMAS berapapun Uang Anda (minimal senilai 0.01 gram), tidak harus lagi menunggu Uang anda mencapai minimal senilai EMAS 1 gram. Anda bisa membeli EMAS kapanpun sesuai dengan kemampuan Anda.

Kedua, anda membeli EMAS di harga dasar (tanpa ongkos cetak), ini jelas jauh lebih hemat bila dibandingkan misalnya Anda membeli EMAS Batangan 1 gram sebanyak 10 kali. Dengan Tabungan EMAS Anda bisa membeli 1gram dengan Harga Dasar, lalu mencetaknya ketika saldo sudah mencapai 10gram. Sangat cocok bagi mereka yang menyimpan Tabungan dalam bentuk EMAS.

Ketiga, Tabungan EMAS ini diselenggarakan oleh Pegadaian, lembaga keuangan terpercaya dan milik Pemerintah, artinya sudah pasti jumlah EMAS yang dimiliki Pegadaian lebih besar dari jumlah seluruh saldo Tabungan EMAS nasabahnya. Secara rutin lembaga berwenang seperti OJK dan BPK melakukan Audit.

tabungan emas1

Apakah Tabungan EMAS dijamin oleh LPS seperti Tabungan di Bank? Jawabannya TIDAK. Karena pada prinsipnya ini adalah jual/beli. Pada kasus Tabungan di Bank, Anda menyimpan uang pada bank, lalu uang Anda oleh Bank di pinjamkan kepada orang yang membutuhkan, jadi ada resiko, oleh karenanya butuh LPS. Pada Tabungan EMAS Pegadaian, EMAS yang Anda beli tidak dipinjamkan ke orang lain, secara fisik EMAS tersebut memang Ada di Pegadaian. Jadi tidak dibutuhkan LPS. EMAS yang disimpan oleh Pegadaian terletak dalam sebuah ruangan khusu dengan tingkat keamanan yang sangat tinggi dan diasuransikan.

Walaupun namanya Tabungan EMAS, tapi prinsip sebenarnya adalah Jual/Beli EMAS. Disebut sebagai Tabungan EMAS karena memang Anda seperti menabung, namun dalam bentuk EMAS.

Demikian penjelasan singkat mengenai Tabungan EMAS Pegadaian, mudah-mudahan bermanfaat bagi Anda semua.

Yuk dapetin update email penuh cinta dari BixBux

Tags: , , , , , ,

ABOUT THE AUTHOR:

Indonesia's internet marketing guru, who's now focusing on affiliate marketing. Famous with KebunEmas.com, his tremendous works have inspired most of Indonesian who works online.

23 Comments on this article. Feel free to join this conversation.

  1. Arni Yuliyanti August 18, 2015 at 12:47 PM - Reply

    Saat ini yang sudah buka di kota mana saja Om ? Terima kasih atas infonya.

  2. dimaz August 18, 2015 at 1:48 PM - Reply

    maaf mungkin agak OOT. saya masih mempertanyakan hukum di islam mengenai tabungan seperti ini. kalau memang sesuai syariah. sepertinya ini bisa jadi tabungan yang MENARIK SEKALI.

    • Rully Kustandar August 20, 2015 at 10:36 PM - Reply

      Lebih baik tanyakan kepada yang lebih ahli, tapi menurut pendapat pribadi ini harusnya tidak ada masalah, karena jelas jual beli…

      • Satriana Hidayat December 24, 2015 at 3:17 PM - Reply

        ini sudah termasuk hukum jual beli dalam islam, tp untuk orang awam seperti kita baiknya agar berhati agar tidak berujung riba, karna dosa riba itu dosanya ibarat berzina dengan orang tua yang saya ketahui dari beberapa hadist, Allahu alam

    • sundawap.info October 17, 2015 at 5:34 AM - Reply

      belum jelas tata caranya tapi kita sebagai masyarakat awam lebih baik menanyakan pada ahlinya

  3. @budi_rachmat August 18, 2015 at 2:02 PM - Reply

    Menarik…!!

    Segera ke Pegadaian Kramat (Salemba), tanya2 benefitnya lebih jelaa/lanjut.

    Trims infonya.

    Salam, @budi_rachmat …

  4. Ahmad Fajar Septian August 18, 2015 at 4:27 PM - Reply

    Jadi, kita menabung dalam satuan berat (gram) bukan satuan uang (rupiah), begitu Pak?

    • Rully Kustandar August 20, 2015 at 10:36 PM - Reply

      Betul sekali…

  5. Hadi August 19, 2015 at 7:14 PM - Reply

    Makasih banyak Pak Rully buat penjelasannya. Ijin saya share artikel ini di FB saya.

    • Rully Kustandar August 20, 2015 at 10:36 PM - Reply

      Silahkan…

  6. andreas August 24, 2015 at 6:58 PM - Reply

    CMIIW. apakah ini berarti produk derivatif dari emas, Pak Rully? atau dipastikan, kumulatif tabungan 1:1 dengan fisik emas yg disimpan di pegadaian? tks

  7. muzzi September 6, 2015 at 2:21 AM - Reply

    Kalau investasi emas memang menjanjikan kang. apalagi ada tabungan yang menjanjikan seperti ini, nanti akan saya tanyakan lebih lanjut dipegadaian terdekat. nice sharing kang Rully.

  8. Agus Maulani September 26, 2015 at 8:44 PM - Reply

    Jujur, saya baru tahu lohh tentang info ini, setelah baca artikel ini saya langsung buka situs Pegadaian dan mencari tahu informasi lebih.

    Sangat bermanfaat.

    Terima kasih.

  9. audio haji November 21, 2015 at 11:14 AM - Reply

    Bagus untuk invertasi masa depan

  10. Stevany December 10, 2015 at 12:53 PM - Reply

    Bulan lalu saya ditawari oleh pegawai PT Pegadaian agar membeli emas dengan cara diatas. Sebenarnya mirip tabungan, cuma uang yang kita tabung akan diubah menjadi emas. Sebenarnya ini jauh lebih menguntungkan ketimbang kita menabung di bank yang hanya mengandalkan bunga 4%/tahun, sangat jauh daripada pertumbuhan harga emas yang mencapai minimal 8,5%/tahun.

  11. Nana March 3, 2016 at 3:08 PM - Reply

    saya sudah menerapkan nya 🙂

  12. bagus April 21, 2016 at 3:46 PM - Reply

    maaf mungkin agak OOT. saya ingin mempertanyakan hukum di kristen mengenai tabungan seperti ini. kalau memang sesuai halakha. sepertinya ini bisa jadi tabungan yang MENARIK SEKALI.

  13. reza April 21, 2016 at 3:56 PM - Reply

    jika emasnya diambil dalam bentuk uang bisa gak?

  14. Erianto Simalango April 22, 2016 at 9:12 AM - Reply

    Ternyata sudah sejak 2015 ya, baru tau, langsung ke TKP pak, makasih

  15. yudha May 11, 2016 at 10:36 AM - Reply

    kenapa harga cetak nya mahal?

    Kepingan 5 Gram Rp. 103.000,-
    Kepingan 10 Gram Rp. 156.000,-
    Kepingan 25 Gram Rp. 314.000,-
    Kepingan 50 Gram Rp. 577.000,-
    Kepingan 100 Gram Rp. 1.103.000,-
    *Ongkos cetak emas per tanggal: 11-05-2016

  16. enny July 17, 2016 at 8:34 AM - Reply

    pak i need you opinion :
    Seorang pelanggan tabungan emas? Apakah Anda mengetahui biaya tersembunyi yang dikenakan?

    Kami menyelidiki program tabungan emas di Pegadaian. Ternyata, untuk menabung dalam bentuk emas, Anda sebenarnya dikenakan bunga 2% setiap bulan. Bunga ini disembunyikan dalam biaya yang dinamakan “margin”.

    2% per bulan mungkin terlihat kecil namun jika dihitung, biaya bunga tersebut sebenarnya 24% per tahun! Jadi sebenarnya tabungan emas tuh bukan “tabungan” tetapi pinjaman yang cukup mahal. Bandingkan saja dengan tabungan deposito, dimana Anda malah menerima bunga. Secara rata-rata, dengan produk deposito, Anda dapat menerima bunga 5-6% per tahun.

    Butuh informasi lanjut? Langsung saja kirim pesan melalui Facebook atau isi formulir kami di situs http://www.tanyatuti.com.

Leave A Response