Tulisan ini disummary-kan dari note facebook yang dibuat oleh Tredi Andrasa pada tanggal 3 April 2017 dan video yang dibuat oleh Agung Hari Prabowo ditanggal yang sama.  Agung menyebut Tredi sebagai FB Advertiser underground. Saya mengenal keduanya sudah lama. Bahkan, Tredi yang mendesain logo untuk Bandung Digital MeetUp. Atas seijin keduanya, note tersebut kemudian saya tulis ulang dan video saya tampilkan di blog ini. Nuhun Tred! dan buat Agung : Gung, pulang Gung! Wkwkwk..

Facebook banyak menyembunyikan fitur-fitur yang justru sangat bermanfaat. Beberapa fitur ini dipakai oleh pihak ketiga yang ber-partner dengan Facebook. Pernah liat fitur Interest Analyzer pada 3rd Party Tools Facebook? Kalau belum, coba pilih bayar premium di AdEspresso, ConnectExplorer, Smartly, Qwaya dll. Ya, fitur tersebut bisa menampilkan parameter data berdasarkan pada interest yang kita pakai pada adset. Cuma sayangnya kebanyakan pihak ketiga itu ‘menyunat’ parameter yg bisa dimunculkan.

Sebenarnya, Facebook udah lumayan lama membuka fitur ini free untuk publik (developer) dan asiknya parameter yg ditampilkan bisa banyak banget. Contoh seperti : comments, like, add to cart, cost per add to cart, cost per purchase dan masih banyak lagi. Sayangnya, data ini hanya berdasarkan pada performa 7 hari terakhir iklan kita.

Jadi misal kita iklan menarget: ayam, sapi, monyet, orang utan dan babon. Selama Adset tersebut sudah running adsnya selama kurang lebih 7 hari kita bisa tau interest mana yg menghasilkan parameter yg kita cari untuk digunakan ke proses optimasi atau scaling.

Oleh karena fitur Facebook Keywords Stats ini hanya dibuka untuk developer saja, maka kita harus membuat app di dalam Facebook. Begini caranya :

1. Langkah pertama, silakan daftar dulu aja di developer.facebook.com. Sign up via https://developers.facebook.com/

 

2. Biasanya diminta no. HP untuk registrasi. Bisa pakai no. HP yang sudah terdaftar di akun FB atau no. HP baru. Nanti FB kirim verification code via SMS ke no tersebut.

3. Add a new App di https://developers.facebook.com/apps/

4. Setelah kita Create App ID lalu kita klik Aplikasi yang sudah jadi untuk melakukan setting app (lihat gambar di bawah)

5. Sekarang App-nya sudah bisa kita pakai. Ini tahap pertama telah selesai kita kerjakan.

Facebook Keywords Stats

Sekali lagi, Fitur Keywords Stats ini adalah untuk memperoleh parameter dari Interests yang kita pakai untuk ngiklan. Data yang diambil berasal dari 7 hari lalu dari iklan yang jalan (tidak termasuk ‘today data’ Ads tersebut). Bisa juga mengambil data satu hari asal satu hari tersebut adalah bagian dari data ‘last 7 days’. Di bawah ini adalah penjelasannya :

1. Ok cukup ya? Sekarang buka Graph API Explorer : https://developers.facebook.com/tools/explorer/

ISI_AD_ID_yang_mau_diambil_datanya/keywordstats?fields=

2. Kopas code diatas: *ingat, yang diambil AD ID bukan CAMPAIGN atau AD SET ID. Ada 2 cara untuk ambil AD ID, bisa lewat URL Bar saat buka iklan tersebut di Ads Manager atau klik ‘Customize Columns’ di Ads Manager.

3. Lalu klik ‘Submit’ kemudian pilih parameter (lihat gambar di bawah)

4. Kita bisa memilih satu atau beberapa parameter sekaligus. Misal saya perlu data berapa banyak Comment, Like, Add To Cart, Purchase maka saya pilih ‘Actions’.

5. Lalu klik Submit lagi dan hasil datanya akan muncul di box kanan seperti gambar dibawah (formatnya berupa JSON).

6. Jika format tersebut kurang enak dibaca bisa kita convert memakai http://json2table.com/, caranya tinggal copy semua hasil yang ada di box merah diatas ke site tersebut.

7. Berikut anda bisa lihat langkah-langkah di atas lewat video yang dibuat oleh Agung Hari Prabowo :

8. Credit also goes to Dadan Nurdiansyah 🙂

Selamat mencoba!

Yuk dapetin update email penuh cinta dari BixBux

ABOUT THE AUTHOR:

CEO of EntroBuzz. Passionate affiliate marketer. Coffee trailblazer. Believe in idea, creativity and rock 'n roll. Find me on Google+, Facebook, Instagram, or Twitter @WRahMada.

1 Comment on this article. Feel free to join this conversation.

  1. Rizal July 8, 2017 at 8:05 PM - Reply

    Ini buat apaan Om…. Saya ikutin tapi ora ngerti hahaha

Leave A Response