Dunia affiliate marketing sesungguhnya adalah dunia bisnis, artinya semua paremeter dapat diukur, diperkirakan dan diketahui hasilnya. Jika Anda ber-iklan disebuah traffic sources menggunakan banners, maka banners Anda tersebut akan tayang di jaringan publisher yang tergabung dalam traffic sources tersebut. Sederhananya begini, seperti Google, jaringan publisher-nya adalah blog-blog yang memasang adsense. Bagaimana banners anda itu tayang, tentunya sesuai dengan parameter yang anda inputkan pada saat anda memasang iklan tersebut.

Saat ini yang paling umum ada dua jenis perhitungan biayanya, yakni CPM = Cost Per Million Impression dan CPC = Cost Per Click (CMIIW). Pada modus CPM anda membayar iklan per 1000 kali tayang. Berapa banyak banner anda di klik, anda tidak keluar biaya lagi. Sedangkan CPC kebalikannya, anda membayar biaya setiap kali banners anda di klik orang. Kedua modus ini sering saya pakai, tapi jika dihadapkan pada dua pilihan, saya akan cenderung menggunakan CPM, kenapa? Bisa lebih irit jika banner dan ads-copy kita memang bagus.

Jika banner 100.000 kali tayang dan ada 20.000 orang melakukan klik itu artinya CTR TS (CTR di traffic source) adalah 20.000/100.000 x 100 = 20% dan jika CPC Cost nya $0.01/clik maka total COST nya adalah 20.000 x 0.01 = $200. Pengertian CTR itu sendiri adalah Click Through Rate, rasio jumlah Click terhadap Impression, semakin tinggi semakin baik.

Nilai CTR TS ini biasanya ditentukan oleh ads copy dan image pada banners. Oleh karenanya sangat penting sekali untuk menyediakan banyak banners dan melakukan split test terhadap banners tersebut.

Ada juga beberapa traffic sources yang mempunyai fitur Pop-up dan Redirect Ads. kalau menggunakan model ini anda tidak butuh Banner, karena traffic akan langsung dikirim ke landing page (Lander) anda. Jadi posisi CRT TS nya pasti 100%.

Jadi kesimpulan pertama:

CPC = $0.01/click
Impression = 100.000
Click = 20.000
CTR = 20%
Total Cost = $200

Iklan anda tentunya akan diarahkan ke landing page yang anda buat. Landing page ini biasa disebut Lander atau Pre-Sell Page. Kenapa harus ada Landing Page atau Lander dulu, tidak langsung saja ke Offer Page? Salah satu alasan kuatnya adalah, Lander ini yang akan membedakan campaign anda dengan affiliate lainnya, lengkapnya nanti saya bahas khusus mengenai landing page atau lander.

CTR.003

Jumlah klik yang masuk akan menjadi ‘visit’ di lander Anda. Disinilah letak penawaran anda, dan disini pula nilai konversi dipertaruhkan. Lander yang tepat bisa membuat campaign anda menghasilkan profit yang luar biasa. Tapi bisa juga, sebuah lander menghancurkan campaign anda. Lander baik seharusnya bisa meyakinkan leads yang datang untuk bertindak. Oleh karenanya sangat penting juga untuk melakukan split test. Artinya anda harus mencoba beberbagai jenis dan konten lander yang berbeda. Perlu pembahasan khusus mengenai Lander ini, seperti saya bilang di atas, saya akan bahas khusus… #KalauSempet

Pada lander yang dibuat harus terdapat tombol action yang kalau di klik akan mengarah pada offer page. Ini yang disebut dengan Call To Action Button (CTA). Semakin banyak orang yang melakukan klik pada CTA menandakan lander anda semakin baik dan ini yang saya sebut dengan CTR Tracking (CTR TRK).

Jika dalam kasus ini ada 10.000 orang melakukan klik pada CTA Button, artinya CTR TRK adalah 10.000/20.000 * 100 = 50%, dengan kata lain ada 10.000 traffics (yang menekan tombol CTA) mengarah ke offer page. Akibatnya adalah CONVERSION! Berapa konversi yang terjadi? Jika konversi yang terjadi adalah 200 konversi dan nilai Payout-nya per Conversion nya $1,5, maka REVENUE Anda adalah 200 x $1,5 = $300 dan nilai Conversi-nya atau CR (Conversion Rate) 200/10.000 = 2,00% dan nilai CV (Conversion Visit) 200/20.000 = 1,00%

Hal lain yang sangat penting untuk diingat, CTR TRK yang tinggi belum tentu merupakan pertanda bahwa lander anda bagus. Karena bagus atau tidaknya Lander bukan ditentukan oleh tingginya nilai CTR TRK, tapi di tentukan oleh nilai Conversion, CR (Conversion Rate) & CV (Conversion Visit).

Jika ada Lander dengan 5000 click dan menghasilkan Conversion 300, artinya:

CTR TRK -> 5000/20.000 = 25%
Conversion -> 300
CR -> 300/5000 x 100 = 6,00%
CV -> 300/20.000 x 100 = 1,50%
REVENUE -> 300 x $1,5 = $450
PROFIT -> $450 – $200 = $250
ROI -> $250/$200 x 100 = 125%

Bandingkan dengan yang pertama ini:

CTR TRK -> 10.000/20.000 = 50%
Conversion -> 200
CR -> 200/10.000 x 100 = 2,00%
CV -> 200/20.000 x 100 = 1,00%
REVENUE -> 200 x $1,5 = $300
PROFIT -> $300 – $200 = $100
ROI -> $100/$200 x 100 = 50%

Jadi, walaupun nilai CTR TRK lander kedua lebih rendah, namun nilai konversinya lebih tinggi, saya lebih mempertahankan lander yang kedua.

Perhitungan di atas hanya menggambarkan conversion. Sementara kinerja dari Offer tidak terlihat dan Payout dari tiap offer berbeda-beda. Untuk melihat kinerja dari offer dan Campaign secara keseluruhan ukurannya menggunakan EPV (Earning Per Visit) dan EPC (Earning Per Click).

Efisiensi campaign anda terhadap Cost dan Revenue diukur menggunakan parameter ini. EPV = Revenue/Visit dan EPC = Revenue/Click. Semakin tinggi nilai EPV dan EPC, semakin bagus kinerja Campaign secara keseluruhan.

Kasus Pertama
REVENUE -> 200 x $1,5 = $300
EPV -> $300/20.000 = $0,015
EPC -> $300/10.000 = $0,03
Artinya per-visit Campaign anda menghasilkan $0,015 atau per-click Campaign anda menghasilkan $0,03

Kasus Kedua
REVENUE -> 300 x $1,5 = $450
EPV -> $450/20.000 = $0,0225
EPC -> $450/5000 = $0,09
Artinya per-Visit Campaign anda menghasilkan $0,0225 atau per-click Campaign anda menghasilkan $0,09

Affiliate Marketing adalah Bisnis dan Pengetahuan. Pelajari ini dengan baik dan anda tidak hanya mendapatkan $$$ tapi anda juga mendapatkan pengetahuan yang bisa diwariskan pada anak dan keturunan anda. Affiliate Marketing adalah profesi yang dibangun dengan pengetahuan, jadi kalau anda pelajari dengan benar, maka tidak ada istilah musim “GALAU” dalam hidup Anda. Affiliate Marketing bisa jadi pilihan hidup koq dan untuk melakukannya dengan benar, tidak perlu begadangan dari pagi sampai pagi, apalagi nggak mandi seminggu…

Ketekunan mengalahkan kepintaran, sudah ah, capek, lain kali kalau lagi iseng nulis lagi….

Yuk dapetin update email penuh cinta dari BixBux

Tags: , , , , , ,

ABOUT THE AUTHOR:

Indonesia's internet marketing guru, who's now focusing on affiliate marketing. Famous with KebunEmas.com, his tremendous works have inspired most of Indonesian who works online.

9 Comments on this article. Feel free to join this conversation.

  1. Daniel August 10, 2015 at 3:11 PM - Reply

    Wah ini pelajaran mantap tentang affiliasi marketing, semoga saya segera menyusul jadi pebisnis online

  2. Rora August 10, 2015 at 3:51 PM - Reply

    Wuhuuuu keren banget Pak Rully sharingnya…. Memang begini ya yang betul, serba terukur semuanya…. Harus memperbaiki cara kerja saya berarti.. Thank u Pak..

  3. Herru Andrian August 19, 2015 at 10:51 PM - Reply

    Nitip jejak plus numpang ctrl+D mas,… baru belajar nich sangat bermanfaat postingannya walaupun ada beberapa poin yang gk nembus otak,… hehehe insya Allah saya balik lagi kesini untuk mempelajari lebih detail,…

  4. Henrick September 18, 2015 at 10:01 AM - Reply

    Hey @Herru Andrian thank you for your guidance here. I’ll definitely keep your suggestion in mind. Happy to know about it.

  5. Moch Rizal January 17, 2016 at 4:15 PM - Reply

    Selama ini mengertinya masih setengah-setengah, berkat postingan ini jadi lebih dong. thanks

  6. zaim January 24, 2016 at 10:47 PM - Reply

    Mana nie om pengertian dari ROI??

  7. zaim January 25, 2016 at 1:59 AM - Reply

    om, mana pengertian dari ROI nya?

  8. jhon June 6, 2016 at 11:36 PM - Reply

    mantap ilmunya pak…ijin bookmarks ya…

Leave A Response