Mari kita lanjutkan….

Artikel ini adalah tulisan bagian kedua. Artikel pertama bisa dibaca disini : Panduan Voluum : Konfigurasi Tracking Domain, Pixel Tracking & Postback URL – Bagian #1

Setelah konfigurasi dasar selesai, Anda bisa masuk ke dashboard utama, sebelum bisa melakukan campaign ada beberapa persiapan awal yang harus anda lakukan. Anda harus mendaftarkan traffic sources yang anda pergunakan, affiliate network, offers, landers, baru setelah itu anda bisa membuat campaign.

v1

Kita mulai dari traffic sources. Anda harus mendaftarkan traffic source yang anda pergunakan ke dalam Voluum. Hampir semua traffic sources bmenyediakan berbagai token parameter/token variables yang bisa kita manfaatkan untuk mendapatkan berbagai informasi. Untuk itu, sangat penting untuk melihat dokumentasi dari traffic sources yang anda pergunakan terlebih dahulu sebelum memasukannya ke dalam Voluum. Dan tentunya anda sendiripun dapat menambahkan berbagai informasi yang diperlukan. Saat ini terdapat 26 traffic source (template) yang sudah bekerja sama dengan tracking software ini, artinya anda tidak perlu lagi susah-susah meletakkan berbagai parameter secara manual.

v1.1

Diluar dari itu, ada 10 custom variable yang dapat kita gunakan untuk melewatkan data/informasi yang diperoleh dari traffic source ke Voluum, yang nantinya tentu akan bermanfaat. Dari template traffic source yang sudah ada,  semua variable sudah di set oleh Voluum. Namun saya sendiri selalu menambahkan min 2 variabel tambahan biasanya saya berinama x1 & x2 untuk kebutuhan lain seandainya diperlukan. .

v2

Berikut ini saya berikan setting untuk beberapa traffic sources penting yang bisa orang Indonesia pakai yang saya liat belum ada dalam template di Voluum.

Konfigurasi Voluum Untuk Facebook

Saya mencoba membuat beberapa custom variabel untuk Facebook seperti terlihat pada gambar di bawah ini:

v3

Jangan lupa untuk men-centang kolom track agar data yang masuk dari Facebook disimpan oleh Voluum yang nantinya dapat anda lihat di bagian Report.

Campaign Anda yang menggunakan Traffic Source Facebook akan seperti ini:

http://xxxx.com/05095aaf-052d-4360-9a20-7e780732afcf?adname={adname}&img={img}&gender={gender}&interest={interest}&x1={x1}&x2={x2}

Hapus bagian ini ?adname={adname}&img={img}&gender={gender}&interest={interest}&x1={x1}&x2={x2} saat anda memasukan link ini ke Facebook.

Jadi yang dimasukan sebagai link pada Facebook dengan modus iklan Click To Web di Power Editor adalah:

v4

Dan kemudian anda bisa mengisi variabel anda secara manual di kolom Optional Url Tags seperti ini:

v5

Kelemahan dari Facebook adalah, dia tidak menyediakan token variable yang otomatis bisa di passing ke Tracking Software atau Voluum, jadi harus disiasati seperti ini.

Konfigurasi Voluum Untuk Google Adwords

Traffic Sources lain yang sangat familiar adalah Adwords. Berbeda dengan Facebook, Adwords menyediakan token variable/token parameters yang bisa dipergunakan oleh third party software seperti Voluum, mereka menyebutnya sebagai ValueTrack Parameters. Dokumentasinya dapat Anda lihat disini:

https://support.google.com/adwords/answer/2375447?hl=en

ValueTracks Parameters ini dapat anda masukan saat membuat Adwords menjadi traffic sources di Voluum seperti ini:

v6

Saya hanya memasukkan beberapa saja yang saya anggap perlu, anda bisa menambahkan sendiri jika dirasakan kurang tinggal lihat di tabel ValueTrack Parameters. Link campaign yang dihasilkan sama seperti contoh pada Facebook:

http://xxxx.com/05095aaf-052d-4360-9a20-7e780732afcf?creative={creative}&keyword={keyword}&placement={placement}&target={target}&x1=IsiSesuaiKebutuhan

Anda tidak perlu menghapus sebagian dari parameters link tersebut, Anda hanya perlu melakukan edit pada x1, x2 dan x3, kalau memang tidak diperlukan bisa dihapus bagian x1, x2 dan x3 nya saja. Link tersebut bisa langsung anda masukan ke Adwords dan nanti Voluum akan mencatat semua data akan masuk secara otomatis. Dengan begitu, anda bisa tahu dengan cepat dan pasti kinerja dari campaign Anda.

Ada pertanyaan, untuk apa gunanya tracking Voluum dipakai saat ber-iklan di Adwords? Semua data kan sudah disediakan oleh Google Adwords, tinggal lihat saja. Betul, semua data sudah disiapkan oleh Adwords, tapi tetap saya lebih suka pake Voluum.  Kenapa?

Pertama, karena reportnya Real Time, Google Adwords saya harus nunggu 1×24 jam untuk mendapatkan data tersebut. Yang Keduanya, Adwords tidak menyediakan fasilitas Server to Server PostBack URL, sehingga saya sulit mengukur saat terjadi konversi pada campaign.

Nah, itulah sedikit gambaran cara konfigurasi Traffic Sources di Voluum, Traffic Sources yang lain Anda tinggal lihat dan perhatikan dokumentasi yang ada. Artikel berikutnya Bagian #3 nanti kita bahas tentang konfigurasi Voluum untuk Networks Affiliate.

v7

Yuk dapetin update email penuh cinta dari BixBux

ABOUT THE AUTHOR:

Indonesia's internet marketing guru, who's now focusing on affiliate marketing. Famous with KebunEmas.com, his tremendous works have inspired most of Indonesian who works online.

2 Comments on this article. Feel free to join this conversation.

  1. Sol March 29, 2016 at 7:36 AM - Reply

    Kang itu paragraf “Kelemahan dari Facebook adalah, dia tidak menyediakan token variable yang otomatis bisa di passing ke Tracking Software atau Voluum, jadi harus disiasati seperti ini”

    Apakah masih lanjut? Atau siasat nya di “Optional Url Tags”?

    • Wientor Rah Mada March 29, 2016 at 8:20 AM - Reply

      Betul, siasatinya pake url tags, pake variable x1,x2,x3, dsb. Di voluum akan muncul di menu variables 🙂

Leave A Response