Waduh, iPhone Anda Tercinta Hilang! Segera Lakukan Ini!

Sumber: Pexels

Noted bagi Anda yang urgent atau darurat. Segera scroll saja ke bagian inti pada artikel ini. Tutorial lengkap mengenai pertolongan pertama saat iPhone Anda hilang ada di bawah. Semoga iPhone Anda segera kembali ke genggaman tangan Anda. Good luck!

Apple dengan kemewahannya yang melekat, selalu menarik untuk dibahas. “Luar biasa. Luar dalam.” Slogan yang saya kutip dari website resmi Apple, jika kita pahami memang benar demikian. Produk terbaru yang dikeluarkan selalu memberikan tanda tanya kepada khalayak. Apa itu? Yap, harga yang dibanderol oleh produk tersebut. Itu menurut pendapat saya saja ya. Pasalnya murah atau mahal suatu harga tergantung perspektif setiap orang. Saya berkata mahal, belum tentu Anda berkata mahal. Sehingga coba lihat sesuatu yang lain, seperti bertanya mengapa suatu barang atau produk diberi harga segitu. Mahal atau murah itu relatif. Kata orang Jawa, “Ono rego, ono rupo.

Salah satu produk keluaran Apple tergigit adalah iPhone. Ponsel pintar yang menyita perhatian banyak orang. Tampilan yang ciamik serta faktor kelancaran dalam beraktivitas (Baca: Tidak pernah lemot) adalah hal dasar seseorang untuk meminang iPhone menjadi teman dalam kehidupan sehari-hari. Baru kemudian fitur-fitur yang iPhone banget menjadi alasan selanjutnya. Kenapa iPhone banget? Itu karena hanya di ponsel ini fitur itu ada. Saya rasa worth it dengan apa yang diberikan oleh ponsel pintar satu ini. Mau iya mau, akhirnya move on dari ponsel sebelah dengan logo robot hijaunya. Eh, jual ginjal dulu ding. “Tidak semudah itu Ferguso!”

Sumber: Tertera

Data statistik yang tertera di atas adalah salah satu bukti tertulis yang bisa dibaca untuk membuktikan bekennya produk dari Apple. Yap, pada Triwulan II 2018 Apple berada pada Top Five dengan penjualan smartphone terbanyak. Tepatnya pada posisi ke-3 yang diikuti Xiaomi dan Oppo.

Sejatinya Apple menurut saya adalah salah satu perusahaan yang menciptakan produk dengan keunikan yang telah menancap dalam. Perusahaan yang telah berdiri sejak 1 April 1976 di Cupertino, California, Amerika. Sudah hampir mencapai setengah abad mereka ada di bumi. Umur 42 tahun adalah umur yang matang untuk sebuah perusahaan. Oleh karenanya, perusahaan ini saya rasa akan bertahan lebih lama lagi. Perusahaan yang telah menerjang badai dengan segala macam bentuk. Hingga akhirnya mencapai titik ini. Mari kita amati saja inovasi yang akan dihadirkan oleh perusahaan ini.

iPhone adalah smartphone dengan sistem operasinya yang disebut iOS. Sistem operasi yang pertama kali diluncurkan tahun 2007 untuk mendukung produk-produk mereka. Salah satu sistem operasi yang eksklusif menurut saya. La wong Apple tidak mengizinkan lisensi kepada produk lain. Hanya produk dari Apple yang diizinkan menggunakan sistem operasi satu ini. Itulah yang saya sebut iPhone banget di paragraf kedua.

Hal ini yang kemudian menunjang kinerja dari iPhone secara keseluruhan. Seperti yang saya bilang, bahwa iPhone itu spesial. Perusahaan mereka pun memproduksi segala hal tentang iPhone. Yap, perangkat lunak dan kerasnya mereka produksi sendiri. Itu yang disebut kompatibel atau klop banget ketika mereka dipadukan dan menjadi sebuah produk : iPhone.

Akhirnya wajar ketika seseorang telah move on dari smartphone Android ke iPhone. Kemudian sekian lama mereka merasakan performa dari iPhone. Coba saja mereka suruh untuk kembali ke Android. “Emoh!” Satu kata yang padat dan jelas. Mewakilkan perasaan bahwa telah nyaman dengan yang baru. Cie. Kondisi paling minimal, downgrade iPhone-nya. Bukan ganti merknya atau kembali ke smartphone Android. Jadi, bukan semata-mata seseorang yang memiliki iPhone adalah penganut agama gengsi ya.

Sumber: Pexels

“Hilih, beli iPhone biar dikata keren”

“Gitu banget ya banting tulang untuk iPhone.”

“Lebay banget!”

“Biar dibilang kaya?”

“Gengsi ya balik ke Android?”

Perkataan di atas biasa disebut nyinyir atau julid dalam bahasa Sunda. Bahasa familiar lainnya adalah hasad. Eh, familiar tidak ya? Haha. Itu istilah dalam Bahasa Indonesia loh, coba cek di kbbi.kemdikbud.go.id yang berarti iri hati, dengki, atau envy dalam bahasa Inggris. Cape loh berbuat demikian. Hidup jadi tidak tenang. Jadi lupa makan. Paling parah, kesehatan kita bisa terganggu.

Makanya di awal paragraf saya singgung, coba lihat dari sudut pandang lain. Coba ubah menjadi rasa penasaran. Atau munculkan pertanyaan dalam kepala kita. Sehingga itu akan berfaedah buat hidup kita. Aamiin.

Sumber: Pexels

“Ada apa ya dengan iPhone?”

“Ada emasnya kah di dalam?”

“Kenapa produsen iPhone percaya diri dengan memberikan harga yang tinggi terhadap produknya?”

“Kenapa iPhone identik dengan orang kaya?”

Pada akhirnya kita cari tau dong, lalu mulai berselancar di mesin pencari Google. Kemudian, tanpa disadari kita membaca. Alih-alih pengetahuan kita bertambah dengan membaca tadi. Dibanding kita berbuat hasad, ya kan? Bagaimana guys solusi saya? Biasa saja kan? Haha.

Jadi bagaimana guys? Apakah kalian telah menemukan jawaban dari pertanyaan di atas? Saya pun pada awalnya bertanya-tanya mengapa iPhone begitu (Baca: mahal). Kendati demikian, tidak lantas membuat saya pusing tujuh keliling. Justru delapan keliling. Supaya genap. Kita boleh saja berbuat iri, namun iri yang positif. Bagaimana tuh, memangnya bisa? Iri di hati namun output positif. Sederhananya, ketika kita iri, coba jadikan motivasi saja.

Alasan iPhone Mahal dan Segala Pertanyaan yang Berhubungan

Sumber: Pexels

1. iPhone itu SRE (Simpel, Ringan, Elegan)

Eh guys, coba sekali-kali datang ke Apple Exhibition atau Apple Store yang ada di mall besar di Indonesia. Di sana biasanya terdapat iPhone yang terpajang dengan charger yang tercolok. Coba rasakan sensasi saat ber-iPhone-ria. Saya rasa cukup 5 menit saja, kita bisa memahami performa produk besutan Apple ini.

Selain itu, jika kita perhatikan pada gambar di atas. Tampilan fisik iPhone sangat elegan bukan? Beratnya yang ringan, lalu dipadukan tombol bulat yang sempurna nan simpel. Ngomong-ngomong, iPhone dulu lahir ya hanya memiliki satu tombol home tersebut. Alih-alih pada iPhone X, tombol home pertama kali dihilangkan oleh Apple. Jika kalian tau, smartphone zaman sekarang yang menerapkan full screen display, ide itu pertama kali dieksekusi pada iPhone X oleh Apple. Wow.

Ada yang pernah mendengar berita atau artikel yang membahas perihal lemotnya iPhone? Saya sendiri belum pernah menemuinya. Berbeda dengan smartphone Android yang terkenal dengan istilah nge-lag. Xixixi. Produk Apple ini bisa mulus dan terasa ringan ketika membuka semua aplikasi.

2. Pembaruan Sistem Operasi yang Mudah

Sumber: Apple

Siapkan koneksi internet, saran saya gunakan wifi atau Telkomsel yang Indonesia banget. Kemudian, masuk ke Pengaturan >> Umum >> Pembaruan Perangkat Lunak. Tunggu hingga selesai mengunduh dan memasang, lalu iPhone otomatis restart dan selesai.

Mudah sekali seperti itu guys. Berbeda dengan smartphone Android yang memiliki merek bermacam-macam. Lalu, setiap merek memiliki kebijakan masing-masing saat ada versi Android teranyar. Belum lagi ada beberapa pengguna Android yang repot melakukan root supaya smartphone yang dimiliki mendapat Android versi terbaru.

3. Aplikasi Hebat Pertama Kali Rilis di iPhone

Instagram dan fitur-fiturnya yang terbaru seringkali rilis terlebih dahulu di iPhone. Belum lagi, ada beberapa fitur yang hanya ada di iPhone. Rasanya seru bukan, saat kita menjadi orang yang pertama menikmati aplikasi tersebut sebelum dinikmati orang-orang di dunia. Alih-alih hanya bisa dinikmati oleh kita.

Kalian pasti tau game Clash of Clans, Clash Royale, dan Plants vs Zombies yang sampai detik ini masih fenomenal, pertama kali rilis juga di iPhone. Lebih tepatnya di App Store milik Apple. Baru setelah itu rilis pada Google Play dan bisa diunduh oleh pengguna Android. Itu pun developer harus menyesuaikan dengan perangkat Androidnya. Misalnya penyesuain desain agar bisa berjalan optimal pada Android. Yap, faktor tersebut yang seringkali menghambat proses rilisnya aplikasi untuk Android.

4. Produk yang Eksklusif (Kualitas Premium)

Emmm, waktu itu saya iseng mencoba mendengarkan musik dengan earphone iPhone yang dicolokkan di iPhone juga. Hehe. Saat itu saya tertegun, dan sungguh heran. Suara yang dihasilkan serta alunan musiknya begitu jernih dan bersih masuk ke telinga saya. Saya lalu berpikir, memang kualitas tidak bisa berbohong guys. Kualitas dan harga ya berbanding lurus.

Sangking eksklusifnya iPhone, coba saja kalian colokkan kabel data iPhone ke laptop merek lain. Bagaimana guys? Tidak bisa kan. Iya, mereka hanya diizinkan saling berhubungan sesama produk Apple. Misalnya dari iPhone ke Macbook.

Akhirnya saya berangan-angan, berharap suatu saat bisa memiliki seluruh produk ciamik dari Apple. Iya, tidak hanya iPhone saja. Saya telah tertarik dengan seluruh produk Apple. Mari kita amini bersama guys. Aamiin.

5. iTunes

Yap, salah satu gudang musik, film, dan acara TV milik Apple. Aplikasi satu ini membuat para pengguna iPhone tidak perlu repot datang ke toko-toko untuk mencari film atau semacamnya. Hanya tinggal buka iTunes bisa dengan mudah streaming, sewa, atau membeli hiburan yang up to date.

6. Celah Keamanan

Apple sangat memperhatikan sisi keamanan produk-produknya. Ya memang tidak bisa dipungkiri, perusahaan lain juga begitu. Namun, jika kita mau melihat dan memperhatikan lapangan, iPhone berada pada level yang lebih tinggi dibanding smartphone lainnya. Bagi pengguna yang aware terhadap suatu data, cenderung memilih iPhone sebagai tameng untuk melindungi data mereka.

7. Aplikasi yang Lebih Terseleksi

Sumber: Appfigures

Jika kita berkaca pada grafik di atas bahwa dari tahun 2014 hingga 2017, aplikasi yang tersedia pada App Store lebih sedikit dibanding Google Play. Tahun lalu pun, App Store hanya sejumlah 2 juta, sedangkan Google Play lebih dari 3.5 juta aplikasi. Namun, bukan berarti yang lebih banyak itu lebih baik. Justru berkebalikan. Mengapa App Store lebih sedikit? Itu karena aplikasi yang masuk App Store lebih terseleksi dibanding Google Play. Dampaknya ada pada kerentanan aplikasi yang bisa saja terdapat malware, adware, spyware, dsb. Apabila semakin banyaknya aplikasi yang terdapat pada Google Play dan diunduh oleh pengguna.

8. Aksesoris Lengkap

Emm, ini berdasarkan pengamatan saja. Coba kita berkunjung ke toko aksesoris di kota masing-masing. iPhone yang beken, membuat segala aksesorisnya mudah didapatkan oleh penggunanya. Contoh saja softcase, yang memiliki banyak variasi warna atau corak. Kita akan dengan mudah memesan sesuai tipe iPhone.

9. Sistem Operasi yang Efisien

Sistem operasi iPhone bernama iOS, sempat saya singgung di awal mengenai OS satu ini. Betul sekali, bahwa iOS hanya untuk produk Apple. Salah satunya ada pada iPhone. iOS dan iPhone bisa berjalan dengan efisien karena telah dilakukan uji coba terus menerus oleh engineer perusahaan untuk menghasilkan kolaborasi yang baik antara keduanya.

Mari kita lihat lapangan. Apabila kita perhatikan, akhir-akhir ini smartphone keluaran terbaru (OS Android) seringkali promo perihal RAM yang besar, untuk experience yang lebih baik di zaman ini. Bahkan RAM yang telah besar itu selalu saja terasa kurang. Itu semua terjadi karena manajemen OS Android kurang efisien dibanding iOS dari iPhone. Alhasil, tetap saja smartphone Android tadi akan lambat suatu saat.

Itulah mengapa iPhone yang memiliki kapasitas RAM 1 GB saja, lebih lancar dan mulus dibanding smartphone Android berkapasitas RAM 3 GB.

Baca juga: Cara Simpel Ini Bisa Memaksimalkan Smartphone Android Anda

10. Proteksi Lebih pada Kasus Kehilangan

Ini dia guys alasan terakhir yang harus kita ketahui kenapa harga iPhone mahal. Amit-amit ya. Mudah-mudahan iPhone Anda selalu aman. Aamiin. Namun informasi ini penting kita ketahui untuk menghadapi keadaan yang darurat.

Find My iPhone adalah suatu fitur yang diberikan oleh Apple. Di mana mampu mengetahui serta mengontrol iPhone kita dari jarak jauh, apabila iPhone Anda hilang. Sehingga fitur ini bisa sekali membantu kita dalam keadaan antara lain: iPhone hilang atau dicuri.

Hal yang Harus Dilakukan Saat iPhone Anda Hilang (Lupa atau Dicuri)

Saya mengetahui bahwa sekarang Anda sedang panik. Oleh karena itu, baca tulisan ini dengan cepat. Supaya iPhone tercinta Anda segera selamat. Good luck!

Noted, tutorial ini worked jika Data Seluler dan Find My iPhone Anda aktif. Namun, jika Anda lupa aktif atau tidak. Boleh saja mengikuti tutorial ini, nanti di akhir ada informasi lebih lanjut mengenai apa yang harus dilakukan.

1. Buka tautan ini www.icloud.com pada PC yang paling terdekat dengan Anda. Ini perlu dilakukan, sebelum iPhone Anda terlalu jauh. Pastikan terdapat koneksi internet ya.

2. Kemudian masukkan Apple ID Anda, biasanya dalam bentuk email. Tetap santai dan teliti.

3. Email dan password Anda segera dimasukkan di form tersebut. Saya harap Anda tidak melupakannya ya.

4. Pastikan tampilannya seperti di bawah ini. Berarti Anda telah berhasil Sign In pada iCloud Anda. Baru setelah itu, klik ‘Find My iPhone’ seperti yang saya tunjuk di bawah.

5. Di sini kita perlu memasukkan password lagi pada iCloud Find My iPhone. Segera masukkan guys. Password yang dimasukkan, sama persis dengan password dari iCloud seperti di awal.

6. Akan ada proses locating device yang terhubung oleh iCloud Find My iPhone. Tunggu saja. Di sini terjadi proses deteksi lokasi dan informasi terakhir mengenai iPhone Anda. Informasi terakhir berupa waktu iPhone Anda terakhir online. Lanjut.

7. Yap, akan muncul lokasi iPhone Anda. Lokasi tersebut bisa saja terkini atau lokasi terakhir iPhone Anda. Saya harap Anda segera mengirim tim menuju lokasi tersebut. Pasalnya itu nanti berguna saat masuk ke langkah ke-14. Gas lur!

8. Pilih yang ada di tengah guys, All Devices >> Klik Device atas nama Anda (iPhone Anda). Nah di situ tertera 1 hour ago yang berarti pada 1 jam yang lalu, iPhone Anda sempat online. Klik yang saya beri lingkar merah.

9. Nah di sini akan muncul dialog box untuk mulai mengaktifkan lost mode pada iPhone Anda. Maka klik Lost Mode segera guys.

10. Pada lost mode perlu memasukkan nomor telepon yang aktif, supaya bisa dipanggil dari iPhone Anda yang hilang. Misalnya, memasukkan nomor telepon teman atau orang terdekat (lokasi) Anda. Pasalnya bisa saja orang yang menemukan iPhone tersebut ingin menghubungi Anda.

11. Klik Use Anyway jika Anda telah yakin menulis nomor yang benar. Saya harap tidak ada typo ya guys, ini darurat. Tetap teliti.

12. Di situ tersedia text box yang bisa Anda tuliskan pesan. Misalnya, “iPhone ini hilang. Tolong telepon saya.” Nanti pesan ini akan tertera pada layar iPhone Anda yang hilang. Klik Done.

13. Mode hilang atau lost mode, akan loading sejenak. Kita tunggu saja guys.

14. Pada tahap ini, Lost Mode telah aktif dengan ditandai informasi berupa tulisan seperti di bawah ini. Perhatikan yang saya beri lingkar merah. Btw, pada langkah ke-7 saya menyarankan untuk mengirim teman ke lokasi terakhir yang terdeteksi. Segera minta tolong kepada teman yang kita kirim tadi untuk mendengarkan semacam ringtone di sekitar lokasi tersebut. Saat Lost Mode kita bisa Play Sound yang mana iPhone Anda akan berbunyi terus menerus. Segera klik Play Sound.

15. Berikut tampilan pada layar iPhone kita yang hilang. Di situ terdapat pesan yang kita tulis sebelumnya pada iCloud web. Pada kondisi ini, iPhone terus menerus berbunyi, karena kita telah klik Play Sound seperti langkah ke-14. Maka dari itu, segera datangi lokasi yang terdeteksi dan dengarkan suara ringtone dengan seksama. Lalu, datangi asal suara tersebut.

Namun, jika kebetulan hape Anda ditemukan orang baik, dia bisa langsung menelpon (call) nomor yang kita berikan tadi. Sehingga iPhone Anda bisa segera kembali ke tangan Anda. Aamiin.

Misal ada kondisi saat baterai iPhone Anda lemah. Hal yang harus Anda lakukan adalah menuju lokasi dengan segera ya guys. Melalui iCloud Find My iPhone, kita bisa mengamati jumlah baterai pada iPhone yang hilang.

Lalu, apa yang harus dilakukan jika iPhone Anda mati total. Dampaknya Find My iPhone Anda akan mati juga. Sehingga, tampilan iCloud web seperti di bawah ini. Kemudian, apa yang harus kita lakukan?

1. Mengubah kata sandi ID Apple kita. Yap, ini berguna untuk mencegah orang asing mengakses data layanan pada iPhone kita. (iCloud, iTunes, iMessage, dll.)

Caranya dengan masuk ke tautan ini appleid.apple.com >> Masuk pada bagian Security >> Ubah kata sandi.

Sumber: Apple

2. Kemudian, mengubah kata sandi pada akun internet lainnya. Seperti kata sandi email dan sosial media.

3. Lalu, melaporkan pada pihak yang berwajib mengenai perangkat Anda yang hilang. Mungkin biasanya mereka akan meminta nomor seri perangkat Anda. Nomor seri tersebut biasanya tertera pada kemasan perangkat Anda.

4. Terakhir, melaporkan juga kepada jaringan operator seluler Anda, supaya nomor telepon yang hilang bisa kita dapatkan kembali. Serta jangan lupa membawa identitas diri seperti KTP, SIM, dsb.

Cara Mematikan Find My iPhone

Ini sebenarnya tutorial bonus saja dari saya. Itulah mengapa terletak pada akhir tulisan. Saya sendiri tidak merekomendasikan untuk melakukan hal ini pada iPhone Anda. Perangkat Anda itu penting dan berharga. Alangkah baiknya untuk sedia payung sebelum hujan. Jaga-jaga untuk hal yang mungkin bisa saja terjadi. Tetapi bagi yang ingin sekedar tahu, silahkan dibaca.

Berikut cara untuk menonaktifkan Find My iPhone (Cari iPhone Saya) :

1. Menonaktifkan Send Last Location terlebih dahulu >> Lalu, menonaktifkan Find My iPhone >> Masukkan password sesuai dengan ID.

2. Setelah password dimasukkan >> Klik Turn Off untuk melanjutkan proses >> Find My iPhone berhasil dimatikan.

Penutup

Akhirnya tulisan ini sudah mencapai penghujung. Oke guys, tunggu saya di tulisan berikutnya. Semoga bermanfaat. See you soon!

 

Yuk dapetin update email penuh cinta dari BixBux

Artikel terkait

Berikan komentar

Email Anda tidak akan kami publikasikan. Wajib diisi *