5 Game Terpopuler 2019 Smartphone & PC yang Harus Anda Coba

Gambar: Pexels

Saya senang nih jika bahas yang beginian. Kebetulan saya juga menyukai game. Game berbasis apapun. Game PC atau game Android. Suka di sini berbeda dengan fanatik ya. Di mana suka karena asyik. Jadi bermain game pun memang saya sempatkan ketika senggang dan pusing. Pusing dengan skripsi kehidupan ini. Haha. Itulah mengapa, saya dari dulu tidak pernah menggelontorkan uang demi game. Contohnya: membeli skin, gems, dsb. pada game tertentu. Saya tidak bilang itu salah ya. Silahkan saja, toh itu pilihan hidup masing-masing. Jika kalian senang ya tak perlu jadi masalah. Mungkin itu adalah bagian dari investasi kalian di masa depan. Senada dengan maraknya game online saat ini.

Di situ ada bisnis yang berputar. Skema sederhananya begini: si A bermain game online, otomatis memiliki akun >> (Opsional) membeli skin atau gems pada suatu agen >> hingga beberapa bulan ke depan, akun game si A tadi sudah berkembang >> boleh dong dijual dengan harga tinggi, sesuai modal yang dikeluarkan si A selama beberapa bulan sebelumnya. Hayo? Bisa disebut investasi kah? Jika untung sih iya. Intinya selalu perhitungkan langkah kita di dunia ini. Mantap.

Ya begitulah. Walaupun game memiliki tujuan untuk senang-senang. Ada saja profesi gamer profesional. Seseorang yang berkecimpung di industri permainan. Pun dibutuhkan effort untuk menjadi seperti itu. Butuh mata yang betah berjam-jam depan layar. Bahkan bisa seharian nonstop. Dibutuhkan otak yang sehat dan segar supaya mampu menahan emosi dalam kondisi apapun. Saya sendiri sedang mencari tahu, sudut pandang kesehatan terhadap profesi ini. Jess No Limit mengatakan sendiri pada video ini, bahwa dia bermain game +/- 18 jam sehari. Edan. Itu sudah mengalahkan standar jam kerja karyawan yang hanya 7 jam sehari. Bisa saja meninggal di tempat saat push trophy. Haha. Tidak masalah, itu jalan hidup dia. Saya sih yakin, ada masanya dia akan berhenti dan rehat sejenak dari panggung itu.

Terlepas dari itu semua. Game dari dulu selalu banyak peminat. Motifnya macam-macam. Ada yang bermain game karena teman-temannya suka. Ada yang bermain karena sedang trending. Bahkan ada yang bermain karena ingin mengasah otak. Banyak sekali jenis game di dunia ini. Bahkan ada game yang bisa memengaruhi psikologi seseorang. Ngeri. Pokoknya sangat beraneka ragam. Semua pilihan ada di tangan kita.

Intermeso di atas mengantarkan kita pada kesimpulan: game itu populer. Semua umur tahu apa itu game. Walau begitu, tetap ada variabel yang mendasari suatu game itu populer. Salah satu variabelnya adalah jumlah download atau pengunduhnya. Biasanya terdapat pada detail information Google Play atau App Store. Oleh karena itu, tulisan ini akan merangkum game terpopuler dari berbagai platform antara lain : Smartphone dan PC.

5 Game Terpopuler Smartphone 2019

Kita mulai dari platform mobile. Game pada platform ini sangat simpel dan ringkas dimainkan kapan pun. Cukup berbekal genggaman dan jari tangan, sudah bisa having fun. Referensi andalan saya adalah Google Play. Mudah diakses dan dijangkau. Jika kalian akses tautan tersebut, di situ sudah terdapat daftarnya. Namun tak lupa saya ingatkan daftar tersebut bisa berubah sewaktu-waktu.

Baca juga: Aplikasi Play Store Hilang? Jangan Panik, Lakukan Hal Ini!

1. Garena Free Fire

Gambar: Garena

Game ini dikembangkan oleh 111dots Studio dan diterbitkan oleh Garena. Sejak seminggu lalu, saya ingat pernah melihat daftar top free dari Google Play. Hingga saat tulisan ini dibuat. FF alias Free Fire masih menduduki pucuk sebagai game gratis di store milik Google ini. Cukup menarik bila memperhatikan kolom komentar. Di situ terlihat jelas rating 4.5 dari rating maksimal 5. Tidak bisa dipungkiri walau berada di peringkat pertama, isi komentar tetap beragam. Kritik, saran, positif, atau negatif harus diterima oleh pengembang dari game ini. Sedangkan jumlah total pengguna FF saat ini tertulis > 21 juta orang telah memainkan game ini.

Sumber: Google Play

2. Mobile Legends

Gambar: Moonton

ML pertama kali dirilis pada 11 Juli 2016. Sudah hampir 3 tahun mengudara di pasar game dunia. Sejak awal rilis, game ini begitu heboh dan ramai. Hampir di setiap perkumpulan anak muda selalu terdengar, “Welcome to Mobile Legends” dari backsound Mobile Legends yang khas. Ketika teman sepermainan berbondong-bondong memainkan game ini. Mau tidak mau, Anda harus memasangnya juga pada smartphone supaya tidak diabaikan oleh mereka. Begitulah pengaruh dari game. Bisa memengaruhi gaya tongkrongan anak muda yang terkadang masih labil.

Sumber: Google Play

3. Subway Surfers

Gambar: Kiloo

Saya salut dengan game satu ini. Kalian tahu game ini dirilis pertama kali pada 24 Mei 2012. Sudah hampir 7 tahun game ini tetap eksis. Ketika muncul game dengan genre baru. Nyatanya Subway Surfers tidak goyah. Padahal konsepnya simpel: melarikan diri dari kejaran polisi. Hanya saja oleh Kiloo dan Sybo (pengembang SS) diberi bumbu yang menarik saat proses melarikan diri itu. Salut deh. Hingga kini Subway Surfers tersedia untuk Android, iOS, Windows Phone, Windows 10 Mobile, Windows Phone 8, Fire OS, dan Keluarga Sistem Operasi Macintosh.

Sumber: Google Play

4. PUBG Mobile

Gambar: Tencent

Meski fatwa haram memainkan game ini sedang diwacanakan oleh MUI. PUBG masih masuk jajaran 5 besar sebagai game populer di Google Play. Saya rasa belum goyah jika masih wacana. Mumpung masih halal, mainkan sepuas-puasnya. Mungkin itu yang ada di benak para pemainnya. Haha. Sungguh ada-ada saja kebijakan negara +62 ini. Tetapi tak masalah. Hal temeh-temeh seperti ini yang membuat saya makin cinta dengan Indonesia. Haiyah. Mbok coba perhatikan negara-negara lain. Apa ya ada hal semacam ini di sana? Sungguh unik dan out of the box negara tercintaku.

Sumber: Google Play

5. My Talking Tom 2

Gambar: Outfit7

Saya benar-benar tak tertarik meski game ini masuk deretan lima besar. Preview di atas sudah menjelaskan alasan saya mengapa demikian. Terlalu lucu untuk dimainkan. Saya malu sendiri jika ketahuan sedang bermain game ini di tempat umum. Haha. Mungkin tidak masalah jika Anda belum balig. Game ini memang khusus untuk Anda. Konsep game ini adalah virtual best friend. Di mana ada kucing dalam smartphone yang bisa diajak bercanda. Kemudian, seolah-oleh teman baik kita. Lucu bukan? Pas sekali untuk Anda pecinta kucing.

Sumber: Google Play

5 Game Terpopuler PC 2019

Nah ini yang menarik. Saya sebelumnya bingung mencari data terkait game populer untuk PC tahun ini. Untung saja ada Google dengan segala algoritmanya. Referensi saya bukan blog. Menurut saya di situ masih ada opini pribadi, sehingga kurang kuat. Tetapi saya yakin penulisnya juga melakukan riset untuk membuat daftar itu. Jadi tidak masalah. Lalu referensi saya apa nih? Ini dia tautannya. Silahkah diklik. Bagaimana? Langsung muncul daftar yang disediakan Google. Berikut ini daftarnya:

1. Devil May Cry 5

Gambar: Capcom

Sudah mencapai seri kelima game yang dikembangkan oleh Capcom ini. Baru dirilis tahun ini pada 8 Maret 2019. Saya rasa jika suatu game dikembangkan hingga beberapa seri. Rasanya memang game ini banyak penggemarnya. Ini pun senada dengan penghargaan yang diterima oleh game ini pada Tokyo Game Show 2018 lalu. Di mana DMC 5 menyabet penghargaan “Future Division” dari Japan Game Awards. Wow, game aksi ini memang salah satu game terpopuler tahun 2019 ini. Di mana Google pun mengamini hal ini. 98% pengguna Google menyukai game ini.

2. Sekiro: Shadows Die Twice

Gambar: From Software

Game ini bercerita tentang periode Sengoku shinobi. Dia dikenal sebagai “Serigala” saat berusaha balas dendam kepada samurai yang pernah menyerang dan menculik junjungannya. Sudah pasti game ini bergenre aksi-petualangan. Sekiro: Shadows Die Twice dirilis pertama kali pada 22 Maret 2019. Di mana game sudah menerima pujian dari para kritikus. Inilah mengapa pada hari pertama game ini dirilis, 108.000 orang telah memainkan secara bersamaan di Steam. Salah satu game baru dengan pemain terbanyak selama Januari – Maret 2019.

3. Resident Evil 2

Gambar: Capcom

Salah satu game yang kemudian dijadikan film hingga beberapa series. Hingga saat ini, ada 5 series yang telah dirilis. Apakah ada kelanjutannya? I don’t know. Kita tunggu saja. Sungguh menarik rasanya kejar-kejaran dengan zombie yang katanya semakin cerdas. Ada fakta menarik terkait game ini. Sebenarnya Resident Evil 2 ini adalah buatan ulang (remake) dari Resident Evil 2 tahun 1998. Hasil remake-nya dirilis pada 25 Januari 2019 lalu. Jelas secara grafik dan user experience akan jauh lebih baik. Inilah mengapa, pada minggu pertama Resident Evil 2 dirilis, penjualan sudah mencapai tiga juta teratas.

4. Metro Exodus

Gambar: 4A Games

Alur cerita game yang dikembangkan oleh 4A Games cukup menarik. Genrenya survival dan horor. Di mana sudut pandang orang pertama ialah penembak yang harus bertahan di lingkungan yang terbentuk pasca federasi Rusia dahulu. Lawannya tidak hanya manusia biasa. Melainkan ada makhluk bermutasi yang harus dilawan juga. Cukup menarik. Alur waktu dibuat nyata: pagi, siang, sore, dan malam. Masanya selama setahun penuh, sehingga cuaca dan musim akan dinamis.

5. Apex Legends

Gambar: Respawn Entertainment

Apex Legends dirilis pada 4 Februari 2019. Game yang dikembangkan Respawn Entertainment dan diterbitkan oleh Electronic Arts. Salah satu game dengan genre pertempuran royal dengan tembak menembak sudut pandang orang pertama. Banyak sekali jenis senjata yang bisa digunakan dalam pertempuran. Ada empat jenis hero: Offense, Defense, Support, dan Recon. Di mana terdapat tim dengan 3 anggota yang mengendalikan hero dengan keunikan masing-masing. Kemudian bersaing melawan 20 tim lainnya. Wow, sepertinya seru.

Penutup

Akhirnya tulisan mengenai game terpopuler smartphone dan PC sudah mencapai penghujung. Tunggu saya di tulisan berikutnya. Semoga bermanfaat. Sampai jumpa!

Artikel terkait

Berikan komentar

Email Anda tidak akan kami publikasikan. Wajib diisi *