Semua pasti gak mau bangkrut. Rasanya langit mau runtuh, mata berkunang-kunang dan tiba-tiba saja badan jadi lemes selemes-lemesnya. Di kamus bahasa Indonesia, bangkrut artinya menderita kerugian besar hingga jatuh; gulung tikar. Kalau sahabat saya, Mas Jaya Setiabudi mengartikan bangkrut (dalam bukunya : Kitab Anti Bangkrut) sebagai : tidak ada duwit untuk melanjutkan aktivitas bisnis.

Sejauh dari yang saya pelajari, ada dua sikap lanjutan yang bisa muncul setelah mengalami kebangkrutan. Yang pertama adalah betul-betul jatuh, pesimis dan mati (kebanyakan bunuh diri). Atau bangkit lagi, berusaha belajar dari kebangkrutannya dan bangkit kembali. Jujur saja, memilih untuk mati jauh lebih mudah jalannya daripada melanjutkan apa yang tersisa. Tapi tentu saja, resiko ditanggung sendiri. Kalau anda memilih untuk bangkit lagi, disini juga ada resiko yang harus ditanggung. Bisa jadi anda menjadi semakin pusing karena hutang akan menumpuk atau bergerak pelan-pelan sesuai dengan kemampuan, tapi akan memerlukan waktu untuk berjalan lagi.

falling photo

Saya pernah mengalami bangkrut di tahun 2009/10an. Cerita ini menjadi bagian dari hidup saya yang tidak akan pernah saya lupakan. Bisnis yang saya rintis tiba-tiba tidak bisa lagi dijalankan. Hutang saya menumpuk hingga melebihi aset yang saya punyai. Hampir selama setahun saya berusaha keras agar bisnisnya jalan lagi, tetapi secara tidak sadar saya menumpuk beban ke diri saya sendiri karena harus memikirkan membayar karyawan, sewa kantor sampai dengan banyak biaya variabel yang harus di-cover.

Alhamdulillah saya bisa bangkit perlahan. Cerita lain dari beberapa teman baik yang pernah mengalami kebangkrutan juga beragam. Banyak yang memilih untuk pindah balik lagi ke kota asalnya, atau ada juga yang memutuskan untuk memangkas keinginan-keinginan yang tidak perlu. Jenis bisnis yang dijalankan pun bermacam-macam. Ada seorang teman yang berbisnis pencucian mobil, ada yang bisnis minimarket ada yang berbisnis jual beli mobil dan ada pula yang berbisnis properti; kesemuanya bangkrut total. Jadi, tidak ada bisnis di dunia ini yang tidak mungkin mengalami kebangkrutan.

Yang perlu digarisbawahi adalah tidak ada seorangpun yang menginginkan untuk bangkrut. Bangkrut juga bukan kata-kata yang mengindikasikan hal-hal yang pesimis. Kalau memang mau bangkrut, ya bangkrut saja. Ada yang bangkrut karena kena tipu, ada yang karena salah pengelolaan, ada yang salah strategi ada pula yang karena salah milih partner bisnis. Asal usul bangkrut bisa dari mana saja.

Oleh karena yang cerita tentang kebangkrutannya tidak hanya dari satu jenis bisnis saja, maka saya mulai menyambungkan cerita yang satu dengan yang lainnya. Seorang teman yang ditipu 3 milyar, seketika bangkrut tanpa bisa apa-apa. Hanya dalam waktu kurang dari 6 bulan sudah bangkit kembali. Sekarang hutangnya sudah likuid kembali setelah beberapa saat gagal bayar. Teman yang lain, bangkrut karena gaya hidupnya yang keterlaluan, sekarang juga sudah bangkit dan menjalankan bisnisnya dengan hati yang jauh lebih lapang.

Cerita-cerita ini sungguh mengharukan. Bahkan saya sampai berencana membuat sebuah buku tentang bagaimana menghadapi kebangkrutan. Karena menurut saya, cerita mereka ini harus didengar oleh seluruh pebisnis yang ada di dunia ini. Biar bisa menjadi inspirasi, bukan hanya inspirasi bisnis tetapi juga inspirasi hidup.

Tetapi yang ingin saya tulis disini bukan bagaimana keahlian teman-teman saya ini bangkit. Jadi ingat cerita Donald Trump yang pernah juga nyaris bangkrut, gak mampu bayar bank tetapi justru malah diberikan lagi tambahan hutang untuk bisnisnya. Khusus untuk yang berhubungan dengan keahlian kita, integritas adalah nomer satu. Ketika bangkrut, integritas akan menyelamatkan kita. Donald Trump dengan integritasnya sebagai pebisnis bisa meyakinkan bank kalau dia tetap memerlukan support walaupun pada saat jatuh, dan bank percaya.

Integritas ini, menurut saya, berhubungan dengan rekam jejak. Segala tentang apa yang sudah kita lakukan.

A person of integrity is someone who is the same person in all situations ~ by Fabquote

Integritaslah yang berbicara ketika saya memutuskan untuk mundur dari jabatan di kantor tempat saya bekerja. Juga karena integritaslah, saya memilih untuk tidak lagi bermain blackhat di internet marketing. Ups, maaf yang kedua ini sih sebetulnya pilihan. Gak ada hubungannya sama integritas πŸ™‚

Nah, setelah rekam jejak. Ada lagi yang harus dilakukan. Ini, kalau teman saya bilang, berhubungan dengan hal-hal diluar keduniawian. Betul ketika kita jatuh bangkrut, harus pasrah diri sepenuhnya sama yang Diatas. Rejeki toh memang punya Dia. Tetapi ke 3 jurus, dan tambahan 1 ini, adalah pola hebat yang tidak semua orang tahu, tetapi sudah dipraktekkan berkali-kali oleh yang bangkrut dan semuanya bangkit lagi.

1. Sedekah
Kapan saat terbaik untuk bersedekah? Jawabannya cuma satu, pada saat kita gak punya duwit. Kalo kita dalam posisi banyak uang kemudian bersedekah, hanya akan membuat kita jadi mainstream. Seperti kebanyakan orang lain. Tetapi bayangkan, pada saat kita perlu uang (kondisi bangkrut misalnya) dan kita relakan uang kita (mungkin uang terakhir yang dipunyai) untuk disedekahkan. Ini baru hebat.

Saya sendiri sempat bingung ketika diceritain oleh salah satu pengusaha travel agent yang sangat sukses di Bandung. Teman saya juga. Bagaimana dia memulai bisnis dengan 150 ribu. Bukan untuk modal, tetapi untuk disedekahkan. Ceritanya adalah teman saya ini dalam kondisi yang sangat kepepet. Istrinya sedang hamil tua, kontrakan harus segera dibayarkan dan di kantongnya tinggal 150 ribu dan dia tidak bekerja. Dalam kondisi yang kalut, dia memutuskan untuk pergi ke salah satu panti asuhan di Bandung dan menceritakan semua problemnya (sembari menangis sedih) ke pengelolanya. Kemudian di akhir, dia memberikan 100 ribu ke Panti Asuhan tersebut dan 50 ribu sisanya untuk pulang.

Doanya langsung dijawab oleh Tuhan. Di dalam angkot perjalanan pulang – bahkan belum sampai rumah, salah satu universitas di Bandung menelpon dan memintanya untuk membawa mahasiswa mereka ke Bali untuk study tour. Sejak saat itu, bisnisnya di Tour & Travel melejit tidak terbendung. Yang hebatnya lagi, beliau memimpin bisnisnya dengan sangat anggun. Dalam berbagai kesempatan, beliau selalu ingin karyawannya maju. Beberapa karyawannya diberikan franchise bisnis travel agent yang dipunyainya secara gratis. Beliau bilang, mengelola bisnis itu seperti mempunyai keluarga, selalu berusaha untuk dekat dan mendengarkan keluh kesah anggota keluarga yang lain. Luar biasa.

Titik balik dari cerita di atas sebetulnya pada kejadian ketika teman saya ini bersedekah ‘lebih besar’ ke Panti Asuhan daripada yang dia kantongin sendiri. Berarti tingkat kepasrahannya, bahwa rejeki diberikan oleh Tuhan, sudah diatas ambang batas orang lain. Kepercayaannya bahwa Tuhan tidak akan menyengsarakan dirinya, bahkan ketika dia tidak tahu caranya, mengalahkan segala akal sehat. Disitulah semuanya dimulai. sama saja dengan bagaimana kita bisa percaya bahwa Gusti Allah itu lebih dekat dari urat nadi kita. Atau percayanya kita akan surga dan neraka, walaupun belum ada satupun testimoni yang kita dapatkan.

Tingkat kepasrahan, dan keikhlasan; ini yang memicu balik kenihilan rejeki menjadi mengalir deras tak terbendung. Sedekah hanya alat saja untuk mengukur tingkat keikhlasan kita. Jadi, bersedekahlah lebih banyak pada saat kita bangkrut. Dan lebih banyak lagi pada saat kita sukses.

2. Ibu
Ini mutlak. Tidak ada satu agamapun yang tidak mengagungkan seorang ibu. Semua orang sukses yang saya kenal tidak ada yang mengabaikan ibunya. Terakhir kali kejadian ‘aneh’ yang pernah saya temui adalah ketika saya membantu salah satu perusahaan direct selling terbesar di Indonesia dengan omset 4 milyar sehari. Pemiliknya sungguh sangat sayang kepada ibunya. Setiap kali pembukaan kantor cabang baru di daerah, bukan direktur yang potong pita, tetapi beliau menyerahkan ke ibunya untuk melakukan itu. Oh ya, kantor cabangnya sudah lebih dari 300 di seluruh Indonesia.

Dalam setiap kesempatan, beliau selalu membawa serta ibunya. Sangat terlihat hubungan batin yang mendalam diantara keduanya. Ketika beliau sedang outing dengan karyawannya di Lombok, saya ingat betul itu hari senin pagi, dikabari kalau ibunya meninggal. Serta merta beliau meninggalkan outing dan menuju Jakarta. Hampir semua orang yang melihat beliau hari itu di rumah duka sepakat betapa tegarnya beliau menghadapi kematian ibunya. Setelah berada di rumah duka seharian, akhirnya beliau pulang ke rumahnya. Pagi harinya, Selasa, saya dikejutkan dengan kabar beliau menyusul sang ibu, meninggal dunia, dalam posisi bersimpuh. Setelah itu kami semua sadar, sesiangan ketika berada di rumah duka, beliau ini menahan rasa duka yang amat mendalam.

Saya tidak akan mempercayai cerita ini kalau saya tidak mengalami sendiri. Menyaksikan bagaimana beliau dan ibunya dikuburkan diwaktu yang sama dan berdampingan. Selalu merinding apabila mengingat pengalaman saya yang satu ini. Apa hubungannya dengan bangkrut. Well, tidak ada. Tapi paling tidak, kita harus mengerti bahwa kesuksesan tidak akan bisa lepas dari apa yanng kita lakukan terhadap ibu kita.

Seorang teman yang lain ditipu milyaran rekan bisnisnya dan bangkrut. Kemudian dia memutuskan untuk pindah ke Bandung. Hal pertama yang dia lakukan adalah datang ke rumah orang tuanya. Ambil baskom berisi air dan dia cuci kaki ibunya sembari bersimpuh meminta maaf apabila ada salah yang selama ini dia lakukan. Sejak saat itu, dalam waktu kurang dari 6 bulan, dia bisa bangkit kembali dan terus melejit sampai dengan sekarang.

Tidak ada yang rasional disini, tetapi justru itu yang membuat kita lebih mawas diri. Ini adalah, lagi-lagi, simbol kepasrahan dan keikhlasan. Balik lagi seperti masa kecil dahulu, ketika kita tidak tahu harus berbuat apa, kepada siapa kita akan mengadu? Ibu. Jadi untuk meruntuhkan semua dosa dan perbuatan buruk kita pada saat sukses, kepada siapa kita harus berbalik. Hanya satu, ibu.

3. Berpikir positif
Pertanyaannya adalah, bisakah kita perpikir positif pada saat kita terjatuh? Sulit memang, tetapi harus. Hanya dengan perpikir positif lah aura ditubuh kita terus bergerak kearah kebaikan. Penuhi lingkungan kita dengan yang positif juga. Jangan sudah bangkrut, kemudian kita berkumpul dengan sesama orang bangkrut.

Pikiran positif bisa direfleksikan dari semua hal. Berbicara yang positif, tetap berkumpul dengan teman-teman yang sukses, atau bahkan tidak mencari-cari kesalahan orang lain yang menyebabkan kita bangkrut. Berpikir positif membuat kita mencari solusi, bukan mengintimasi diri mencari penyebab kebangkrutan yang kita alami.

Semua teman-teman saya yang sukses atau yang bangkit dari bangkrut berpikiran positif. Semuanya. Ini terlihat dengan jelas. Tidak mudah pada saat kita terjatuh, pasrah dan ikhlas; di saat yang bersamaan kita harus selalu positif. Tetapi tidak ada jalan lain. Ini salah satu pola bangkit yang saya amati.

Salah satu teman baik saya yang sukses bangkit dari bangkrut bahkan pernah ditipu (lagi) sejumlah uang oleh orang dari luar negeri dan tidak ada raut muka penyesalan dimatanya. Dia hanya bilang, mungkin dia (yang menipunya) sedang membutuhkan uang. Jadi ikhlaskan saja. Luar biasa!

Ketiga pola bangkit dari bangkrut di atas sungguh sangat tidak terbantahkan. Tetapi masih ada satu lagi yang membuat perjalanan bangkit kita menjadi sempurna. Yaitu tambahan satu tips di bawah ini.

4. Silaturahmi
Ketika kita bangkrut, rasanya semua teman ikutan menjauh. Mereka pikir, kalau kita kontak pasti akan pinjam duwit. Diposisi paling bawah inilah sejatinya akan sangat ketahuan, yang mana yang teman beneran atau yang selama ini hanya memanfaatkan kita untuk kepentingannya. Banyak yang akan menawarkan bantuan, tetapi yang bersungguh-sungguh tidak akan sebanyak yang kita pikir.

Jadi, bersilaturahmilah dengan siapa saja. Buka lagi list buku telp yang ada di handphone. SMS teman-teman lama yang selama ini tidak pernah kita ajak silaturahmi. Ajak ketemu. Jangan sekalipun kita ngajak ketemu untuk meminjam uang. Hindari itu. Tapi ajaklah ketemuan betul-betul untuk bersilaturahmi. Cerita-cerita tentang hal lama yang membuat tertawa dan senang.

Dari sambungan silaturahmi ini biasanya muncul hal yang tidak terduga. Ada saja teman yang merekomendasikan kita untuk projectnya, atau mungkin informasi tentang peluang bisnis yang lain. Kita tidak pernah tahu apa yang akan terjadi ke depan, tetapi adalah menjadi tugas kita untuk melihat atau meraih setiap peluang yang mungkin ada. Bahkan pada saat bangkrut sekalipun.

Saya tetap berharap teman-teman yang membaca tulisan ini tidak dalam kondisi yang bangkrut. Tetapi apabila iya, silakan coba 3+1 formula di atas. Kalau anda melakukannya dengan sepenuh hati, dijamin anda akan bangkit dari bangkrut dengan sangat cepat. Ingat saja, bangkrut bukan akhir segalanya. Bahkan bisa menjadi permulaan dari sesuatu yang lebih baik. Amin.

Yuk dapetin update email penuh cinta dari BixBux

Tags: , ,

ABOUT THE AUTHOR:

CEO of EntroBuzz. Passionate affiliate marketer. Coffee trailblazer. Believe in idea, creativity and rock 'n roll. Find me on Google+, Facebook, Instagram, or Twitter @WRahMada.

75 Comments on this article. Feel free to join this conversation.

  1. enjang July 1, 2015 at 9:58 PM - Reply

    Makasih gan sangat inspiratif jujur saja hari ini saya sudah mengalami kebangkrutan dan kegagalan dan bukan kali ini saja saya rugi bulan kemarin ditipu rang kemudian ditipu lagi
    sudah gitu kerja d phk lengkap saja rasanya penderitaan saya ini
    tapi setelah baca tulisan agan saya merasa jiwa saya terasa sedikit bangkit
    makasih ya gan tulisannya sangat bermanfaar

    • Wientor Rah Mada July 24, 2015 at 10:41 AM - Reply

      Bangkit itu keharusan gan, bukan pilihan. 3 (+1) itu saya alami sendiri. Agan pasti bisa!

  2. john setiarso August 20, 2015 at 5:55 PM - Reply

    saat ini saya sedang mengalami kebangkrutan, saya sebagai sub kontraktor di salah satu bumn, pekerjaan yang saya laksanakan pekerjaan tanah dengan menggunakan alat rental dan pekerjaan alluminium untuk door, window dan louver, kegagalan terjadi karena ketidak disiplinan saya dan kebodohan saya yang tidak bisa membedakan hubungan teman dan profesional…..karakter pekerjaan sudah dapat saya lanjutkan ……ya Allah ya mallaikul mulki….saya yakin itu….belum tahu jawaban hanya dengan keyakinan saya insya allah bisa bertahan

  3. john setiarso August 20, 2015 at 5:58 PM - Reply

    tidak dapat melanjutkan pekerjaan karena tidak adanya modal ….dan belum bisa bayar rental alat yang besar sekali nilainya…

  4. H.musa December 6, 2015 at 5:23 PM - Reply

    Trima kasih atas semua tlisan anda . Mengjngatkan saya akan sseirang bernama koesnadi. Dan membuat saya terinspirasi. Bedanya saya sdh semua lakukan namun saya belum bankit lg. Semoga setelah membaca tulisan anda saya bisa lebih naik lg amiin

  5. rosliana December 7, 2015 at 10:10 AM - Reply

    kata kebangkrutan sedang berusaha saya hindari… kita semua adalah sedang mendapat kan ujian dari Alloh saja, sebesar apa pun ujian , Alloh tidak akan meninggalkan kita, bacalah surat ad-dhuha… introspeksi dan berdo’a adalah hal yg utama, beberapa tips 3(+1) itu sudah betul terasa hasilnya. shodaqoh harus di jadwalkan… shodaqoh adalah pembuangan… bisa di bayangkan apabila kita terus makan tanpa ada yg di buang… boleh saya tambahkan… agungkan hari jum’at dan yatim piatu…semoga Alloh selalu melindungi kita semua. amiin

  6. fadilah budiarti February 22, 2016 at 11:47 AM - Reply

    saya sekarang sedang mengalami masa-masa dimana semuanya akan habis,saya bekerja dibidang pendidikan,saya sedang mendapatka ujian dari allah swt.ternyata ada seorang guru yang sedang mengambil alihkan murid2 saya.tapi setelah saya membaca postingan ini ,saya harus berfikir positif tetap semangat dan terus berdoa kepada allah dan terus meminta doa restu kepada orang tua.mudah2an kedepannya akan menjadi lancar semuannya dan kebangkrutn mulai menjauh.aamiin

  7. Mohamad Suyanto February 26, 2016 at 12:43 PM - Reply

    Semenjak mengenal dan akhirnya menikah sampai
    saat ini saya selalu mengalami masalah keuangan,
    usaha tersendat -sendat..terimakasih…semoga menjadi pencerahan bagi saya..

  8. Muhammad Wildan Permas March 4, 2016 at 11:49 PM - Reply

    Kebangkrutan saya seperti Jatuh dari tangga ketimpa tangga lalu nyungsep kegot. Akhir tahun 2014 adalah awalnya dari mobil dibawah kabur lalu usaha ternak bebek rugi besar serta dari 2 toko satu ditutup. Lalu aku searing keteman yg mempunyai tingkatan ilmu agamanya bisa diandalkan bisa saja saya bilang radikal tapi mempunyai dasar hukum jelas berdasarkan Al-Qur`an dan hadist shohi. Keluhanku ku paparkan kepadanya lalu dia bertanyak padaku ” Apakah bang wildan punya hutang di Bank atau juga leasing kenderaan atau yg lainnya”. Benar Ustadz apa yg ustadz katakan adalah benar. Kalau demikian bang Wildan bukan mendapatkan ujian (cobaan) dari Allah melainkan Azab dari Allah. Karena hukum yg sebenarnya dalam Islam, meminjam diBank dan leasing adalah termasuk riba. Tahukah bang Wildan, bahwa Dosa riba yang paling ringan adalah seorang anak berzina dengan orang tuanya. Singkat cerita akhirnya aku sholat tobat dan ALhamdulillahsekarang aku tidak dikejar2 leasing mobil maupun Bank. Walaupun demikian aku harus membereskan sisa hutang aku di bank agar jaminan tidak disita oleh bank. Selagi aku membiarkan hutang di bank, maka aku menganggap uang riba tersebut masih terselip diusahakanku yg sekarang kuatir saja ke makan sama anak dan istriku. Ya… Allah aku mohon ampun yg telah melakukan kebodohan hingga Engkau murka padaku. Selamatkan Aku dan keluargaku dari perbuatan yang bisa kami terjun dari perbuatan yang sangat Engkau benci. Tuntunlah kami selalu dijalan bersama orang2 yang benar bukan orang2 yg selalu berbuat kezholiman. Aaamiiiin Ya …. Allah, Thank you Allah

  9. putu April 12, 2016 at 7:16 PM - Reply

    trimakasih bank admin,saya bisa berpikir lagi setelah kebangkrutan usaha saya utang menumpuk,usaha bangkrut ,istri marah marah,rasanya saya ingin bunuh diri,untung saya ketemu blog,sekali trima kasi,saya akan berusaha bangkit dan memperbaiki kesalahan saya,

    • Wientor Rah Mada April 12, 2016 at 7:42 PM - Reply

      Ayo pak! Pasti bisa bangkit lagi! Yang saya tulis di atas sudah terbukti mengeluarkan saya dari kebangkrutan. Pasti bisa buat semua orang!

  10. aziz May 14, 2016 at 11:33 AM - Reply

    Alhamdulillah bisa survive.. walaupun pernah 2 kali ngalamin.. sampe pernah ada yg ngomong.. ” gak gila aja udah bagus”.. tips yg ente kasih sungguh tepat 101%.. its work! nice post bro..

    • Wientor Rah Mada May 15, 2016 at 9:28 AM - Reply

      Thks bro It works on me, inshaa allah works on someone else too

  11. Budi Al Hasan May 15, 2016 at 11:27 AM - Reply

    Lemes selemes lemesnya… mobil satu2nya di ambil leasing dipaksa lunasin di cegat di jalan pembayaran tidak lancar, di fitnah temen gara2 satu tanda tangan Habis semua, istripun sudah tak ada, Harta apa lagi, syukurlah selesai membaca ini saya ada pencerahan,… Semoga di kasih jalan Entah azab dr dosa saya atau ujian… yg penting sy lakukan dulu apa yg sudah anda paparkan… semoga sy bisa terlepas dr Horor bangkrut ini

    • Wientor Rah Mada May 16, 2016 at 12:06 AM - Reply

      Ayo pak semangat! Kalo yang lain bisa pasti anda juga bisa!

  12. Murdiyanto May 18, 2016 at 2:28 AM - Reply

    Amin ya robbal alamin…

  13. yuni June 5, 2016 at 12:23 AM - Reply

    setaun trakir jd momok memprihatinkan bagiku….usaha kolep….suami selingkuh smp hamili…..kini hdp dg ank 3…bingung kumulai hdp dr mana…..kembang kempis…..smg trus smangat spt agan…..sgr bangkit dlm keterpurukan……

    • Wientor Rah Mada June 5, 2016 at 6:15 PM - Reply

      Jangan patah semangat mbak, teru berdoa dan sedekahnya..

  14. Anas June 12, 2016 at 11:05 AM - Reply

    Nyesek rasanya hati ini klo dirasakan keadaan saat ini bila mengingat kejayaan kami dulu. Tapi dengan adanya pencerahan dari blog ini ternyata keadaan saya saat ini ternyata bukan saya alami sendiri. Dan yang lebih parah dari saya juga banyak, tapi mengapa mereka bisa mengatasi masalah yang dihadapinya dan mampu bangkit kembali dari keterpurukannya. Ternyata setelah baca blog ini membuat saya tambah yakin bahwa semua keadaan ini ada yang mengaturnya dan buah dari kelakuan perbuatan kita sendiri dari masa lalu kita di saat jaya dulu. Dan saya sangat yakin apabila kita mau merubah mindset dan action seperti dalam pencerahan di blog ini, Allah pasti akan merubahnya juga. Sebelum menemukan blog ini, saya baru belajar mengenai membangkitkan energi positif (positif thinking) dalam kehidupan saya ternyata hal ini berpengaruh besar dalam perubahan mental kami baik menghadapi parah penagih hutang ataupun relasi yang mengajak kerja sama untuk membangun bisnis baru kami. Rasanya saya lebih tenang dan sabar dalam menghadapi segala permasalahan. Dan ini saya rasakan sebagai titik balik kami untuk bangkit kembali. Dan saya sangat bersyukur dg blog ini, bahwa apa yg saya lakukan selama ini sudah benar dan tinggal meningkatkan dan fokus saja. Dan selanjutnya JANGAN TANYA bagaimana proses kebangkitan kita terjadi, pasrahkan semuanya pada Allah SWT. Tks

    • Wientor Rah Mada June 12, 2016 at 10:38 PM - Reply

      Kalau jatah gagalnya sudah habis, sekarang tinggal semangatnya buat memetik jatah berhasilnya. Semangat terus pak!

  15. Fajar July 28, 2016 at 5:10 PM - Reply

    Kalau saya 1th yg lalu bisnis bangkrut krna salah pngelolahan, hasil dr bisnis saya buat traveling, naik gunung, dsb. sisanya saya investasikan ke usaha teman, tp berujung kebangkrutan jg. tdk sampai disitu, pacar saya yg selama ini percaya saya pun putus gara2 saya bangkrut. uang saya yg dipinjem teman (jutaan) udah setahun lbh ga balik jg smpe skr. ditambah hubungan sama kakak kandung, beberapa teman, mengalami crash. mngkn ini yg namanya berada di titik terendah.
    Dan alhamdulillah bulan puasa kemaren sampai skrg saya sudah bangkit, dan Allah membuka jalan kemudahan untuk saya.

  16. aditya August 26, 2016 at 11:57 PM - Reply

    Ass…saya seorang anggota instansi militer…asli jawa timur. Dan berdinas di luar jawa..karena kecerobohan sya..sya skg posisi bankrut total.smua udh habis gaji tinggal 300 ribu /bln.mw nikah tdk ada biaya.jgnkan buat nikah buat pulang kampung jenguk ortu aja nggk bisa..aq kgn keluargaq dirumah. Gag tau harus gimna lg.bingung stres… slalu buat omongan temen2.NELONGSO.smoga temen2 disini masih mw terimah curhatq ..soalnya aq bingung mau gimana lg.mw curhat ketemen2q disini ya yg ada cuma ketakutan buat omongan diblakang…

    • Wientor Rah Mada August 27, 2016 at 7:07 PM - Reply

      Yang semangat pak. Selalu ada jalan. Jangan putus berdoa.

  17. Yusuf August 27, 2016 at 5:52 PM - Reply

    Usia 61 tahun adalah waktu menuai semua hasil jerih payah yang selama ini dikerjakan. Saya malah harus memulai semua dari nol lagi.Di usia uzur ini, saya harus naik tangga dan saya harus membuat tangganya. Bismillah …

    • Wientor Rah Mada August 27, 2016 at 7:10 PM - Reply

      Tidak ada kata terlambat untuk semuanya. Kolonel Sanders, pendiri KFC, juga baru sukses di umur 70an. Terus semangat pak!

  18. Ahmad Siji Srengenge September 4, 2016 at 9:40 PM - Reply

    Alhamdulillah hari ini dapat 3 pencerahan. Pertama, direkomendasikan teman untuk membaca surah Al baqarah 286, kedua mendengarkan lagu Dewa 19 Hidup adalah perjuangan dan yang ketiga sengaja googling dan tidak sengaja nyasar ke artikel ini. Ketiga hal itu membuat saya yakin bisa berdiri tegar menghadapi badai yang melanda bisnis saya. terimakasih mas, tulisan sampean turut membunuh pikiran2 negatif di kepala saya.

  19. ryan afriyadhi September 6, 2016 at 2:31 AM - Reply

    saat ini usaha yg saya jalakan selama 4 tahun mengalami masa2 yg sangat sulit dimana usaha yg pernah hampir mencapai puncak, sekarang ga berjalan. bahkan saya bilang mines karena menyisahkan hutang yg terus harus saya bayar walaupun dalam kondisi serba kekurangan. Usaha dimulai dari perjuangan bersama istri memulai usaha pakaian jadi dengan modal seadanya. tapi walaupun dengan seadanya perkembangan usaha sangat bagus dengan hasil yg cukup memuaskan. melihat perkembangan yg terus meningkat akhirnya saya mulai berpikir tuk memproduksi sendiri pakain2 yg kami jual dan sayapun nekat melakukan pinjaman senilai 100 juta tuk memodali usaha ini (konveksi). awal berjalan perkembangan konveksi kami sangat2 pesat dengan angka penjualan kian hari kian meningkat. bahkan kami harus mengambil karyawan tuk membantu dalam hal penjualan dan pengiriman barang, 2 tahun kami mengalami masa2 yg sangat2 bagus, hingga pada akhirnya timbul berbagai maslah dan penjualan kami menurun dengan sangat drastis bahkan saya ketegorikan mengalami kebangkrutan. saat ini usaha benar2 ga jalan, mesin2 ga lgi produksi bahkan mulai di jual satu persatu ada hutang yg jatuh tempo dan harus di bayar. saat ini saya msi memiliki beberpa aset mesin namun tidak bisa produksi karena keterbatasan modal tuk membeli bahan baku ( bahan/kain) tuk di produksi. saat ini benar2 merasa, ini masa yg paling sulit dalam hidup sayaa karena saya benar2 ga tau harus berbuat apa, berbagai upaya dan usaha tuk membangkitkan usaha sya kembali telah sya lakukan namun belum berhasil. bahkan cuma bisa menangis tiap malam ketika melihat ke dua anak yg masih kecil yg ga tau apa2 harus merasakan kesulitan yg sya alami karena serba kekurngan.

    • Wientor Rah Mada September 14, 2016 at 10:16 AM - Reply

      Lupakan yang lalu dan mulai lagi yang baru. Cuma itu caranya..

  20. Baguzt September 12, 2016 at 10:18 AM - Reply

    Usahaku di bidang jasa tenaga kerja
    Hampir 1,5 th usahaku kian terpuruk
    Smua usaha utk bangkit tlh aq lakukan
    Tp tk ada hasil malah hutang kian bertambah aq sendiri sdh lelah apa yg hrs aq lakukan,aq cb tuk brtahan dan memohon ridho serta ampunan dr Allah swt tp aq tetap terpuruk dan bangkrut

  21. Irfan Lubis September 19, 2016 at 4:11 PM - Reply

    Assalamualaikum, Wr, Wb, saya manusia penuh dosa, anak istri saya menderita akibat ulah saya, saya suka berjudi dan sekarang punya banyak hutang, saya benar-benar ingin bertobat dan memulai hidup baru dan memohon ampun kepada Allah SWT, tetapi yang saya bingung adalah cara melunasi hutang-hutang saya tersebut, karena saya sudah tidak punya apa-apa pak.

    Masih bisakah saya bangkit pak, terima kasih pak

    • Wientor Rah Mada September 20, 2016 at 6:09 AM - Reply

      Semua ada ditangan bapak. Tapi setahu saya, tidak ada yang tidak bisa dilakukan. Tobat itu harus. Lakukan sekarang, hentikan berjudi dan mulai berusaha bangkit.

  22. mey October 5, 2016 at 4:33 AM - Reply

    Assalamualaikum gan…
    Usaha sy dibidang peternakan. Kali ini sy ingin becerita ttg awalmula sy bangun usaha ini. Sy memulai usaha ini dg modal pribadi nol. Dan murni modal sy dpt pinjaman dr bank. Kesalahan awal sy. Sy gunakan dana pinjaman dr bank utk membangun kandang ternak setengahnya. Setengahnya lagi sy belikan ternaknya. Dan akhirnya sy galilubang tutup lubang krn tidak ada dana yg sy sisihkan utk pakan ternak tsb. Akhirnya sy ambil pinjaman lagi dg bunga lebih tinggi dg kondisi pinjaman yg lama blm sy lunasi dan macet. Dan itu berlanjut.
    Saat ini sy merasakan gejala2 kebangkrutan.. Ketika sdh tdk ada yg mmberikan pinjaman lagi sedangkan pakan harus tetap sy berikan pd ternak sy. Dan hasil usaha saat ini minus.. Jangankan utk byr utg k bank dan kehidupan kami sehari2..utk pakan ternaknya saja sdh sulit utk kami sediakan. Suami sy sdh pts asa gan. Sy ingin mempertahankan usaha kami.dan bingung mau minta pendapat siapa. Menurut agan apa yg harus sy lakukan. ..

  23. mey October 5, 2016 at 4:45 AM - Reply

    Sy merasa beban ini terlalu berat ut sy dn suami. Sdangkan suami sdh putus asa dan tdk tau lagi apa yg harus dilakukan. Sedangkan saya tidak bs hanya melihat dan berdiam diri menyaksikan detik-detik kebangkrutan usaha kami. Kiranya agan bisa memberi solusi apa yg harus sy lakukan dn bagaimana membangkitkan semangat Suami saya kembali.. Terimakasih gan

    • Wientor Rah Mada October 12, 2016 at 8:47 PM - Reply

      Semua sudah ada di tulisan di atas mbak. Ayo bangkit pasti bisa!

    • Ibrahim October 29, 2016 at 5:10 PM - Reply

      Saya merasakan hal yang hampir serupa, dan yang saya rasakan pada posisi saya sebagai suami, dorongan istri dan pengabdiannya terhadap suaminya yang saya butuhkan karena seorang istri sudah seharusnya menjadi motivator yang paling pertama untuk suami dalam situasi apapun. Semoga faedah dari pengabdian anda mampu menjadi motor bagi suami anda yang sedang putus asa. Amien..

  24. Abia October 26, 2016 at 10:59 AM - Reply

    Saya merasa termotivasi setelah membaca blog ini, saya tengah dalam terpuruk harus kehilangan rumah tangga saya dan jauh dari anak-anak saya.
    Terima kasih telah menginspirasi

  25. Ibrahim October 29, 2016 at 5:03 PM - Reply

    Batiniah sekali, menghadapi problematika bisnis dengan langkah yang bijak. Kita tahu bahwa 3+1 tips di atas bila wujudnya kita kaitkan secara langsung memang terkesan tidak korelatif akan tetapi secara maknawi langkah tersebut bermanfaat secara batiniah dan religi. Teduh sekali menyimak tulisan di atas terlebih ketika kita bangkrut kita harus lebih memuliakan ibu yang telah melahirkan kita. Mudah2n menjadi langkah dan do’a yang mujarab bagi semua insan yabg mengalami tekanan dan himpitan dalam bisnisnya khususnya dan hidupnya umumnya.

  26. billy October 30, 2016 at 9:04 AM - Reply

    mmhhh saya pikir masalah ku sangat berat.. ternyata masih banyak teman2 di luar sana yang lebih berat masalahnya dari saya…. baca blog anda pikiran saya jadi positif kembali…..

    • Wientor Rah Mada October 30, 2016 at 10:10 AM - Reply

      Terima kasih pak. Gak mudah untuk punya pikiran positif, saya tahu persis πŸ™‚

  27. Han November 21, 2016 at 7:56 AM - Reply

    Bersyukur ketemu artikel ini, makasih banyak gan, saya mahasiswa umur 22 tahun, skrng lagi belajar berwirausaha, udah hampir 1 tahun, usaha jalan tapi serasa kagak untung, padahal tiap hari pemasukan alhamdulillah lumayan, mungkin dari segi pengelolaan kali yah, dan skrng dihadapkan 2 pilihan lanjut atau berenti padahal pelanggan saya udah banyak gan

    • Wientor Rah Mada November 23, 2016 at 5:55 AM - Reply

      kalo agan kuliah sambil bisnis, berarti agan start duluan daripada temen2 yang laen. Kalo start duluan, berarti bisa lebih cepet ngabisin jatah gagalnya dibanding yang lain. Berarti bisa sukses lebih cepet dibanding yang lain.

      Lanjutkan gan!

      • Sakdiyah November 29, 2016 at 1:40 AM - Reply

        Penulisnya Keren yg Koment jg Hebat2….
        Tadinya iseng Cari ada gak artikelnya yaa… Ternyata Ada.
        Makasih tuk Pak Wientor Rah Mada?
        Setelah Baca ini sy jd Merasa Saya Belum ada apa2nya dibanding Kisah2 luar biasa yg sdh dituliskan…
        Jadi Ingin lebih Bersyukur dan Bersyukur lagi?
        Semangat dan Semoga Selalu Berkah?

  28. rifai November 29, 2016 at 11:54 PM - Reply

    sangat inspiratif sekali tulisan dan maknanya, sy yakin smua orang pernah bangkrut dalam hal sekecil apapun. smoga yg bangkrut di beri kesabaran jg semangat memajukan usahanya lg. amin

  29. goesspena December 13, 2016 at 11:11 AM - Reply

    Membacanya seperti menengguk es kelapa muda di siang hari ditengah ladang gersang…serrr…Trims inspirasinya mas bro…Semoga Tuhan sukseskan engkau

  30. Lina January 15, 2017 at 10:19 AM - Reply

    Lagi browsing cari pencerahan setelah 9 bulan terakhir serasa mentok.
    Semua usaha sudah ditempuh, semua lini usaha sudah dikerjakan dengan kerja keras dan sepenuh hati…ujungnya gagal.

    Semua perhitungan meleset…dan malah kembali ke titik minus…bukan lagi nol..
    Jadi single parent sejak ajukan gugatan cerai dari suami yg selingkuh dan KDRT..dengan anak 2 yg jadi amanah…bukan hal mudah buat bangkit dengan kondisi usaha lg terpuruk…

    Setelah semua upaya dicoba, memperbaiki semua amal ibadah…blm juga nemu jalan keluar…tidak sengaja baca artikel ini…
    Sangat inspiratif…bersikap pasrah pada rencana Allah…dan tetap berfikir positif itu seharusnya jadi kuncinya…
    Terima kasih tulisannya sudah sangat mencerahkan…

  31. Widuruh January 30, 2017 at 9:48 PM - Reply

    Assalamualaikum..

    Saya jg mengalami kondisi yang sama..
    Dulu sy kerja dibank 12 thn dan akhirnya memutuskan untuk resign dr karyawannya riba. Niatnya pingin cari rejeki yang lebih halal. Buka usaha stand makanan dr tabungan tp dalam wkt setahun semua uang habis dan tidak menghasilkan. Ditawari kerja diluar dan sudah diterima tp sampai detik ini tidak ada realisasi.. kupikir buat cari modal lagi. Usaha frozen food ditinggal customer krn sy fokus saja dgn pekerjaan yg diluar negeri ini yg nyatanya blm terwujud. Semua hutang sdh sy lunasi.. ternyata ada sisa hutang kk yg msh ada sedikit. Namun sy tidak ada penghasilan sama sekali. Saya bener2 down.. barusan sy googling dan pilih blog ini buat prncerahan.. ternyata.. luka saya ga ada apa2nya dgn rekan2 yg lain.. semoga rekan2 bisa bangkit kembali.. Bismillah rekan2.. ayo kita bangkit.. inspirasi dr agan Wientor Rah Mada jd semangat kita???.

  32. mita.p February 8, 2017 at 7:33 PM - Reply

    Y allah trnyta di luar sana bnyak orang” yg lbih sulit driq…usia 21 baru memulai bisnis tp gk berjalan,modal abis bwt byr hutang.blm lg hrs byr kuliah sendiri.bapak kena tbc dan ibuk trpaksa jd bkerja untuk mnafkahi kluarga…apa bisa bisnis ini bisa brjalan untuk meringankan beban orangtua..

  33. No Name March 1, 2017 at 2:40 PM - Reply

    Trim share artikel yg sangat membimbing, saat ini sy kondisinya sdg terjerat hutan dan tertipu investasi, bbrp temen yg berpengalaman menyarankan saya untuk selalu beribadah dan berzikir swperti dibawah ini, saya sdg mengalkannya hanya siapa tau bermanfaat bagi siapa saja pembaca blog yg hebat ini,

    Ini sekedar share semoga bermanfaat

    Allahumma yassir walaa tu’assir artinya adalah “Ya Allah, permudahkanlah urusanku dan janganlah Engkau persulit.”

    Dengan doa yang sungguh-sungguh dari hati yang paling dalam (bukan sekadar ucapan), niscaya Allah akan hadir untuk kamu dan mengabulkan doamu.

  34. ova March 8, 2017 at 12:21 PM - Reply

    mencerahkan sekali melihat blog ini.
    yg komenpun org hebat semua. sehingga saya merasa tidak sendirian

    tak kuasa melihat beban suami yang sedang mengalami kesulitan di usahanya akhir2 ini, melihat berbagai usaha yang tadinya kami harapkan sebagai jawaban doa kami ternyata tidak berjalan terlalu lancar. berkali2 berlari. berkali2 pula semua terasa terbentur tembok yang besar.

    sedih mengingat saya yang kadang terpancing emosi mengucapkan kata2 yang menyakiti hatinya yang sedang terkoyak, saat merasa kalut dengan ekonomi kami kedepan.. merasa usaha suami kurang giat.. padahal saya lihat sendiri pengorbanannya.. usahanya yang tanpa henti.. bahkan tangannya yang ringan membantu banyak pekerjaan rumah tangga kami.. sholat malam yang semakin rutin dijalankan.. hingga latihan menghafal surah2 al quran di usia yang tidak lagi muda.. lebih mendekati kembali kepada orang tua dan saudara..

    sering sekali terselip di hati saya.. apakah mungkin karena hutang riba kami?
    dulu kami paling anti riba. kami membeli tanah, membangun rumah, membeli kendaraan, hingga membangun usaha kami dengan tunai. komitmen bahwa semua bisa digapai dengan menabung.
    dulu kami bahagia.
    semua terasa penuh berkah
    tapi 4 tahun terakhir, saya tergoda untuk memperbagus hunian. akhirnya kami KPR sebuah rumah. kini kami memiliki rumah yang hapir sesuai dengan cita2 saya.
    dan 2 tahun terakhir kami menjual mobil lama kami & menggantinya dengan mobil bermerk agar bisa pantas bersanding dengan kendaraan bagus milik teman & tetangga, dengan cara leasing.
    mengganti semua yg dulu kami gapai dengan menabung dalam damai.. mengganti dengan riba..

    Ya allah hamba sedih jika ingat semua inisiator dari riba itu adalah hamba.. istrinya.
    dengan bayangan bahwa dengan income pekerjaan saya, passive income kami & penghasilan suami, maka semua bunga2 hutang itu bukanlah persoalan bagi kami.. tapi ternyata saya salah
    saya merasa, bunga riba itu menyedot keberkahan rizki suami.. menyedot tawa bahagia kami, memberikan muram di wajah suami saya..

    besar sekali doa saya untuk dapat melunasi hutang kpr dan leasing mobil diakhir tahun ini..
    ingin menjual rumah ini.. menggantinya dengan rumah yang lebih sesuai impian kami saat ini.. meninggalkan memory sedih yang tak berkesudahan
    memulai usaha baru bersama suami
    kembali menjauhi riba

    maaf jika terlalu panjang. terima kasih

  35. Boby Ibnu Rizal March 13, 2017 at 1:14 PM - Reply

    Saya sangat berterimakasih atas pengalaman yang dituangkan sebagai motivasi dan penyadaran diri sendiri juga sebagai pengingat untuk yang lain, semoga menjadi amal pahala bagi agan, saya izin share tulisan ini ya gan.

  36. supri April 28, 2017 at 5:53 AM - Reply

    Assalamu’alakum
    Saya mengucapkan terima kasih atas motivasi dari mas meskipun hnya dalam sebuah blok namu bisa memberikan setitik jalan untuk bangkit dari keterpurukan. Saya juga mengalami hampir sama dengan yang diatas paparkan kebangkrutan namun tidak 100 % bangkrut kami masih bisa melakukan aktifitas pekerjaan walau boleh dikatakan hanya bertahan. kami menekuni usaha pengadaan alat alat sablon dan jasa desain graffis, namun untuk perdagangan alat sablonya vakum hampir 1 tahun karena gak bisa ambil barang kehabisan modal, untuk hutang lagi kita gak berani karena masih punya hutang di bank. Jadi kita untuk melanjutkan usaha mengandalkan usaha setting dan broker percetakan. Saya dari dulu sudah melaziimkan untuk menyisihkan infaq ke masjid walaupun nilainya kecil tapi saya berusaha tidak pernah putus, tapi sejauh ini kami merasakan pas pasan dalam keuangan bahkan untuk membayar angsuran di bank saja saya kedodoran. Kemudian saya evaluasi ke diri saya sebenarnya apa yang menjadi penghalang do’a dan permohonan saya belum dikabulkan. Mohon pencerahan mas barangkaali bisa menambah motivasi buat saya. terima kasih

  37. reza May 12, 2017 at 11:55 AM - Reply

    mkasih blognya, bermanfaat banget, karena saya lgi mengalami kebangkrutan total, dsni saya sudah tidak bisa apa2 lgi hanya bisa pasrah, karena saya hrus bayar hutang agen, sedangkan saya tdak bisa lgi ngambil barang ke agen, karena barang yg di ambil udh jtuh tempo, mana hrus bayaar karyawan, setelah baca blog ini ya saya sadar ternyata smua yg saya alami mungkin karena ksalahan saya di waktu saya msih jaya, ya blog ini sangat membantu saya, skarang saya bisa lbih dekat dengan Allah SWT, cuman skarang saya hanya bingung hrus berbuat apa, selain mendekatkan diri kpada Allah SWT

    • Triantoro S June 1, 2017 at 4:31 PM - Reply

      Qadarullah ini semua sudah Ketentuan Allah SWT, yuk kita perbaiki diri sendiri, perbaiki kualitas iman dan ketakwaan kita, Mudah2 ini adalah ujian untuk penggugur dosa2 kita.

      Subhanallah antum kalau berkenan bisa berbagi penglaman by email dgn saya, mungkin kta bisa melakukan point ke 4 yaitu memperpanjang silahturahmi.

  38. Wawan May 23, 2017 at 11:12 AM - Reply

    saya kerja , istri kerja , punya anak satu , walau sederhana , kami punya rumah melalui KPR , mobil biasa , kami bahagia … gaji saya buat biaya hidup , gaji istri buat bayar KPR …
    saya memutuskan resign utk usaha tapi badai datang..
    ketika kami sedang ada keperluan keluar rumah, rumah kami dimasuki bangsat … lemari porak poranda , perhiasan , emas , rupiah , dollar , semua lenyap.. begitu juga TV dan alat elektronik.
    istri menangis , anak kami yg masih bayi bingung… modal saya buat usaha lenyap, tabungan ga ada… sekarang istri tetap bayar KPR… saya mulai usaha duit dari ambil dari kartu kredit… yang saya bayar cicilan tiap bulan..
    saya potes kepada Tuhan mengapa bisa terjadi kejadian memilukan , saya disuruh sabar oleh orang2.. tapi penggantian atas kehilangan belum ada sampai kini … tidak ada !!

  39. Avv May 25, 2017 at 4:38 PM - Reply

    Gan, saya bingung…. Sekarang saya punya usaha. Tapi usaha saya makin lama makin jatuh.kenapa kalau saya sholat rezeki saya diambil orang. Jika saya gak sholat semua kanan kiri saya juga gak ramai. Saya tetep yakin aja. Saya tetep sholat saya berharap allah mau menolong doa saya. Tapi saya malah semakin jatuh. Saya tertipu juga.saya tertipu berulang kali. Sampai saya sekarang punya uang hanya cukup untuk makan. Tolong saya bantu saya. Saya mesti gimana.

  40. Rudi salam May 28, 2017 at 7:11 PM - Reply

    Masya Allah…. inspiring.

    Saya ketemu tulisan ini karena sy juga sedang mengalami hal yg sama. Semoga kita semua bisa terbebas dari dan bangkit lagi. Aamiin yaa rabbal ‘alamiin.

  41. Triantoro S June 1, 2017 at 4:28 PM - Reply

    Jazkumullah kahir atas sharing yang begitu inspiratif, kalau terakhir antum berkata

    “Saya tetap berharap teman-teman yang membaca tulisan ini tidak dalam kondisi yang bangkrut. Tetapi apabila iya, silakan coba 3+1 formula di atas”

    Subhanallah, mungkin posisi saya saat ini sedang berada di posisi ini, jd sekali lagi Jazakumullah khair atas ilmu yang telah di sharingkan, mudah2an menjadi amal jariyah untuk antum yang bergunan nati di dunia dan di kampung Akhirat.

Leave A Response