traffic-sources

Kalau anda pemain bisnis CPA, traffic source menjadi sangat krusial. Well, okelah, pemain apapun itu traffic source menjadi krusial. Kita semuanya tau bagaimana harus membagi traffic source yang ‘aman’ kalau kita bermain dengan adsense. Saya masih ingat betapa saya kelimpungan mencari traffic dari SEO hanya dikarenakan salah satu blog saya hampir 60% traffic-nya berasal dari bookmarking sites.

Khusus untuk CPA, ada 3 hal yang mendasari mengapa traffic dari SEO bukan lah traffic yang pas. Hal yang saya kemukakan ini mungkin saja salah, jadi sangat debat-able (bisa diperdebatkan), tetapi berdasarkan pengalaman saya, SEO memang tidak direkomendasikan karena :

  • Tidak akan ngejar waktunya. Berapa lama anda bisa membuat situs/artikel anda nongkrong di page 1 di Google? 1 minggu? 1 bulan? Bermain CPA terkadang anda harus kejar-kejaran dengan merchant. Perlu dipahami, setiap merchant mempunyai kebijakan sendiri-sendiri dalam hal kuota leads yang mereka inginkan. Apabila leads tersebut sudah memenuhi cap, offer tersebut bisa di-pause atau bahkan di stop. Oleh karena itu, men-SEO kan offer tertentu bukanlah pilihan yang oke. Terkadang kita tidak cukup waktu untuk mendapatkan traffic yang cukup dari hasil SEO dikarenakan waktunya kurang. Offernya keburu di-pause.
  • Pay Out di offer yang terlalu kecil. Berapa banyak investasi yang anda pakai untuk membuat website anda di page 1? Yakinkah anda bisa berada di page 1 terus-menerus? Ini pertanyaan krusial, karena memang bermain dengan CPA, berarti kita harus bisa mengandalkan kepada kuantiti leads yang masuk. Pay Out di CPA Network, khusus untuk offer yang CPA (bukan CPS – Cost Per Sale) biasanya berkisar antara $0,5-$2,5. Offer email submit biasanya hanya berkisar antara $0,7-$1,5 saja. Kalaupun anda bisa sampai ke page 1, berapa banyak leads yang harus masuk sebelum anda disalip sama website lain?
  • Kalau anda berpikir bahwa traffic dari hasil SEO adalah yang terbaik, belum tentu. Di Merchant, yang terpenting adalah kualitas leads. Banyak juga leads hasil SEO yang ‘tidak berniat’ untuk mengisi opt-in dari offer. Rata-rata, traffic hasil SEO justru lebih berhati-hati dalam mengisi opt-in. Berbeda dengan Paid Traffic yang kita bisa memakai ‘time counter’ di landing page, akan membuat visitor lebih merasa butuh dengan offfer yang ditawarkan.

Alasan di atas bukan lah hal yang mutlak (emang ada ya yang mutlak di IM?), tentu saja apabila ada affiliates yang berhasil dapet traffic dari SEO untuk offer di CPA juga tidak diharamkan, yang haram itu kalo kita berzina atau berjudi :)

Tags: , , ,

ABOUT THE AUTHOR:

Digital strategist. Social media junkie. Passionate marketer. Coffee trailblazer. Believe in idea, creativity and rock 'n roll. Find me on Google+, Facebook or Twitter @WRahMada.

2 Comments on this article. Feel free to join this conversation.

  1. dero January 24, 2013 at 10:41 PM - Reply

    berarti agak sulit ya buat pemula kalo langsung terjun ke cpa,karena harus ngerti konversi traffic dsb :(

Leave A Response