Memiliki sebuah kreativitas adalah kelebihan tersendiri bagi setiap individu. Karena dengan adanya kreativitas dalam satu hal, maka seorang individu itu akan terus memiliki motivasi dan semangat dalam menciptakan sesuatu yang baru. Dan jika terus dikembangkan, maka seorang individu itu akan semakin terasah kemampuannya dalam bidang yang yang sedang ia geluti.

Meskipun demikian, terkadang masih ada orang yang memiliki daya kreativitas tinggi tapi kurang begitu menangkap peluang bisnis yang ada. Padahal sebenranya, jika ia mau melihat dengan jeli, sebenarnya apa yang ada dalam pikirannya itu bisa dikembangkan menjadi solusi bisnis menarik yang selain membantu masyarakat, juga bisa mendatangkan profit.

Selain itu, dengan adanya sumber kreativitas yang tak terbatas dan sejalan dengan kemampuan dan kecerdasan, maka seharusnya kelebihan seperti bisa dimanfaatkan untuk perencanaan membuka bisnis. Nah, untuk kamu yang merasa memiliki kreativitas tinggi, kini sudah saatya kamu mengembangkan kreativitas dengan cara-cara seperti ini.

1. Selalu Berfikir Positif

Memiliki pikiran positif adalah suatu tanda kalau kamu memiliki pemeikiran yang baik dalam segala hal. Dan setiap pemikiran positif yang kamu hasilkan akan mendatangkan aura-aura positif yang akan membangun keyakinanmu akan suatu hal. Sehingga, semakin kmau berfikir positif, maka akan semakin mempengaruhi keyakinanmu dalam menciptakan sesuatu yang kamu yakini baik untuk masyarakat.

Hal ini penting karena jika kamu tidak mimiliki pikiran positif, maka kamu juga tidak akan berani dalam berinovasi dan mengembangkan kreativitasmu. Keberanian berinovasi dan berkreativitas sangat mempengaruhi hasil akhirmu dalam menciptakan sesuatu, dan itu semua akan berhasil jika kamu memiliki pikiran yang posisitf.

Sebagai contohnya nih, misalnya kamu berkeinginan berinovasi memanfaatkan limbah menjadi sesuatu yang bernilai ekonomis, tapi jika kamu tidak positif dalam impianmu, maka hal itu tidak akan berjalan dengan baik.

2. Tulis Secara Detil Mengenai Ide Kreatifmu

Menulikan dengan rinci rencana ide kreatif bisa membantu. Ketika kamu ingin menjalankan rencana ide kratifmu, maka kamu akan selalu ingat dengan langkah-langkah yang akan kamu tempuh. Selain itu, kamu juga jadi bisa menganalisis kemungkinan-kemungkinan yang akan kamu hadapi beserta kesulitannya.

Penuliasan rinci mengenai ide kreatifmu ini juga nantinya akan membantu kamu untuk mencari solusi jika kamu menemukan kendala guys. karena dengan adanya catatat rinci yang berfungsi sebagai peta penuntun, kamu juga jadi bisa tahu cara-cara mengatasi berbagai kendala yang sekiranya akan kamu hadapi.

Contohnya ya bisa diumpamakan kamu adalah orang yang ingin membuka usaha krupuk. Setalah kamu catat rincian urut-urutan pelaksanaan, rupanaya kamu menemukan ada kekurangan dalam rencana mu, dana adanya hambatan yang akan kamu hadapi. Nah, tanpa butuh waktu lama, kamu sudah tahu apa yang hasrus kamu lakukan untuk mengatasi kekurangan dan kendala yang kamu hadapi.

3. Jangan Malu Bertanya

Ada pepatah yang mengatakan malu bertanya sesat di jalan. Dan sepertinya pepatah ini memang benar adanya karena kamu tidak akan pernah tahu akan suatu hal jika kamu malu atau malas bertanya pada orang lain. Sebenarnya bertanya mengenai pendapat orang sekitar mengenai idemu ini adalah hal yang wajar dan sangat positif. Karena dengan bertanya, kamu bisa tahu apakah idemu ini baik atau tidak, apa kekurangannya, apa yang perlu kamu tingkatkan, dan masih banyak lagi.

Sehingga, dengan semakin seringnya kamu bertanya maka kamu juga akan terhindar dari rasa cepata puas yang berpotensi menghambat semangatmu untuk terus berkembang. Dengan semakin seringnya kamu bertanya pada orang-orang sekitar, kamu juga jadi bisa menemukan apa yang menjadi masalah dalam usahamu yang akhirnya akan mendorong semangatmu untuk semakin kreatif dalam menemukan solusinya.

4. Siapkan Plan B

Memiliki keyakinan dengan rencana yang kamu buat sih sah-sah saja, karena kamu memang harus percaya dengan apa yang sudah menjadi rencanamu. Tapi, untuk mencegah segala kemungkinan yang terjadi, tidak ada salahnya loh kamu punya rencana ke dua (Plan B). Karena rencana ke dua bisa berfungsi sebagai suatu bentuk antisipasi dadakan jika rencana awal kamu mengalami gangguan yang membuatnya tidak bisa di teruskan. Selain itu, adanya rencana ke dua ini juga bisa menjadi penanda dalam mendefinisikan batasan pada rencana awalmu.

5. Pastikan Keputusanmu Tepat

Sebelum kamu mengapresiasikan idemu, maka yakinkan dulu dirimu kalau apa yang akan kamu jalankan ini benar dan sudah kamu pikirkan dengan masak-masak dari berbagai sisi. Hasil dari apa yang telah kamu pertimbangkan dengan matang ini akan sangat berpengaruh padamu ketika kamu harus melakukan keputusan terbaikmu beserta alternatif dan solusi yang sudah kamu rencanakan.

Untuk mendapatkan pilihan terbaik pada apa yang akan kamu putuskan, kamu bisa mebanding alternatif yang satu dengan alternatif yang lain, sambil meminta pendapat orang lain.Dengan adanya keputusan yang tepat, kamu jadi memiliki satuan keputusan yang baik untukmu dan untuk orang lain yang sekiranya terlibat dalam idemu.

Keputusan yang matang akan sangat berpengaruh pada ukuran untuk mengetahui perkembangan pencapaian tujuanmu sehingga kamu jadi tau apakah kamu sudah berhasil atau belum, dan kamu juga akan lebih menerima tanggung jawab yang kamu pikul.

6. Siapkan Diri Untuk Berkomitmen

Membangun sebuah komitmen dalam pengembangan kreativitas terutama yang berkaitan dengan bisnis, sangat lah penting guys. Karena yang namnya sebuah komitmen itu adalah bukti dan bentuk seriusan kamu akan suatu hal. Selain itu, yang namanya komitmen ini juga menjadi suatu faktor yang akan mendorongmu untuk tetap ajeg dalam menggeluti sesuatu yang sudah kamu targetkan dan menjadi passion kamu.

Sehingga dengan adanya komitmen pada rencanamu ini, kamu jadi punya waktu tersendiri untuk mengembangkan kreativitasmu, karena kamu akan selalu ingat untuk melakukan suatu pembaharuan di setiap harinya pada ide kamu, dan kamu pun akan semakin kreatif dalam berinovasi.

7. Perluas Wawasanmu

Menumbuhkan suatu kreatifitas tidak bisa hanya bangkit dari dirimu sendiri loh guys. kreatifitasmu ini sebenarnya justru terbentuka dari apa yang kamu dapatkan dari masyarakat sehingga bisa membentuk pikiran dan idemu. Dengan luasnya wawasanmu, maka informasi yang kamu dapat akan semakin mendapat inspirasi yang mendorongmu untuk meningkatkan kreativitasmu.

Untuk memperluas wawasan guna meningkatkan kreativitas, kamu perlu memfokuskan dirimu pada informasi yang sesuai dengan apa yang kamu butuhkkan dalam pengembangan kreativitasmu. Sumbernya pun bisa dari mana saja, kamu hanya perlu teliti dalam memilihnya.

8. Segeralah Take Action

Ketika kamu sudah menyiapkan semua ide kreatifmu dari segi keputusan, solusi, tanggung jawab dan lain sebagainya. Maka hal terahir yang harus kamu lakukan adalah menjalankannya. Kamu tak perlu menunda-nundanya lagi karena jika kamu menundanya maka apa yang telah kamu persiapkan dengan susah payah akan menjadi wacana yang sis-sia saja. Selain itu menunda gagasan yang telah kamu siapkan juga berpotensi mematikan kreatifitasmu.

Sehingga, segeralah realisasikan ide kreatif mu secepatnya agar kamu semakin kreatif, lebih berenergi, percaya diri dan semakin cepat belajar. Selain itu efek lain yang akan kamu dapatkan yaitu kamu juga bisa mengembangkan kemampuanmu dalam mencapai sesuatu yang akan menuntunmu pada tujuan rencana secara lebih pasti.

Nah guys, ini lah 8 tips untuk kmau yang ingin segera mengembangkan rencana menjadi usaha bisnis. Semua yang terpenting dalam tips-tips ini adalah kesungguhan darimu sendiri jika ingin mencapai kesuksesan, jadi ini semua tergantung padamu. oke deh, semoga 8 tips ini bisa membantumu. Selamat mencoba!

Yuk dapetin update email penuh cinta dari BixBux

ABOUT THE AUTHOR:

Blogger tulen. Penggemar sejati Benyamin Sueb dan Rhoma Irama. Tidak takut untuk berkata tidak. Bertekuk lutut pada kopi kental tanpa gula.

1 Comment on this article. Feel free to join this conversation.

  1. Kontraktor kolam renang jakarta May 24, 2017 at 3:59 PM - Reply

    Info yang sangat menarik

Leave A Response